Minggu, 10 Mei 2026

Warga Keluhkan Sikap Pemerintah Kecamatan Medan Tembung

Rabu, 23 Juli 2014 23:14 WIB
Warga Keluhkan Sikap Pemerintah Kecamatan Medan Tembung
Walikota Medan Dzulmi Eldin menyerahkan paket lebaran. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Ratusan warga mengeluh pada saat  pembagian paket lebaran di Kantor Camat Medan Tembung, Rabu (23/7/2014). Selain harus menunggu hampir lima jam, mereka pun terpaksa harus antre di bawah terik matahari.

Pasalnya, pihak pemerintah Kecamatan Medan Tembung tidak  menyediakan tenda untuk tempat warga menunggu. Padahal tidak  sedikit diantara warga yang menunggu tersebut telah berusia lanjut.

Menurut sejumlah warga, mereka mengaku diperintahkan Camat Medan Tembung harus hadir pukul 08.00 WIB. Takut tidak kebagian paket lebaran yang berasal dari zakat, infak dan sedekah Walikota Medan Dzulmi Eldin beserta keluarga serta seluruh pejabat di lingkungan Pemko Medan tersebut, warga yang umumnya berasal dari  keluarga kurang mampu itu mengamininya. Sejak pagi mereka telah berkumpul di halaman Kantor Camat Medan Tembung.

Sebaliknya bagi warga yang datang lebih dahulu, mereka bisa mendapatkan sejumlah tempat duduk. Sedangkan bagi warga yang lambat datang, mereka pun terpaksa berdiri. Bagi warga yang tidak tahan berdiri lama, mereka pun memilih duduk di emperan teras kantor Camat Medan Tembung. Malah ada beberapa warga yang memilih berbaring di lantai belakang Kantor Camat Medan Tembung.

“Jika pembagian paket lebaran dilakukan usai Shalat Dzuhur, mengapa Camat Medan Tembung menyuruh kami harus datang pukul 08.00 WIB.  Gara-gara itu kami jadi tidak sempat mengerjakan pekerjaan di rumah.  Sudah pekerjaan di rumah terbengkalai, kami pun harus menunggu sekitar lima jam lagi,” keluh salah seorang ibu paro baya dengan nada kecewa.

Ketika Walikota Medan Dzulmi Eldin didamping istri Rita Maharani tiba di lokasi usai meninjau makanan dan minuman kedaluwarsa di sejumlah pusat perbelanjaan, wajah mantan Sekda Kota Medan ini langsung memerah.

Dia tidak tega melihat warga yang sebagian besar wanita paro baya dan berusia lanjut itu antri tanpa disediakan tempat menunggu. Karenanya, Eldin minta pembagian paket lebaran dilakukan secepatnya.

“Cepat dibagikan paket lebaran ini. Jangan biarkan ibu-ibu ini lama menunggu, tak perlu lagi ada kata-kata sambutan,” kata Walikota.

Mendengar ucapan Walikota, Asisten Pemerintahan Musadad langsung  menemui pembawa acara yang saat itu tengah memyampaikan ucapan selamat datang yang dirangkaikan dengan pantun.

Musadad minta kepada pembawa acara supaya langsung menyampaikan dilakukannya pembagian paket lebaran yang dilakukan secara simbolis kepada sepuluh warga.

Bersamaan itu warga yang sejak pagi menunggu, langsung berdiri berdesak-desakan untuk menuju ke tempat pembagian paket lebaran. Untuk menghentikan desak-desakan itu, Walikota langsung mengambil mic dan coba menenangkan warga.

“Saya minta kepada warga untuk tenang dan tidak perlu desak-desakan. Insya Allah semua yang hadir dan memiliki kupon pasti kebagian paket ini. Semoga paket yang diberikan ini mendatangkan berkah bagi kita semua,” ungkap Eldin.

Setelah melihat warga tenang, Walikota menyampaikan permintaan maafnya karena tidak bisa terus mengikuti pembagian paket lebaran sampai selesai. Pasalnya setelah pembagian paket lebaran di kantor Camat Medan Tembung, dirinya akan membagikan paket yang sama di Kecamatan Medan Denai, Medan Kota dan Medan Maiumun.

Untuk Kecamatan Medan Denai, paket lebaran yang dibagikan sebanyak 850 paket. Selanjutnya di Kecamatan Medan kota, pembagian paket lebaran sebanyak 300 paket dan di Kecamatan Medan Maimun sebanyak 300 paket.

Di tiga kecamatan ini, proses pembagian lebaran berjalan dengan lancar, sebab masing-masing pihak kecamatan telah menyiapkan tenda tempat menunggu bagi warga. Dengan begitu meski harus menunggu, mereka tidak resah dan merasa tenang. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Ribuan Warga Medan Larut dalam Kemeriahan Imlek, Rico Waas: Kekuatan Medan Ada pada Kemajemukan
Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Tak Ada Pemberitahuan, Listrik Padam 3 Jam saat Warga Tertidur
Berkolaborasi Wujudkan Warga Binaan, Kepala Rutan Kelas I Medan Bersama Rombongan Berkunjung ke Mapolrestabes Medan
Pangkoopsud II Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Divisi Infanteri 3 Kostrad
Polrestabes Medan Tahan 3 Pelaku  Penculikan dan Pembunuhan Terhadap Warga Sunggal Andreas Sianipar
komentar
beritaTerbaru
hit tracker