Kamis, 30 April 2026

Prabowo Berpantun Asmara di Sumut

Rabu, 11 Juni 2014 23:25 WIB
Prabowo Berpantun Asmara di Sumut
Capres Prabowo Subianto kampanye di Gedung Serba Guna, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Calon Presiden Prabowo Subianto tidak hanya berorasi dengan berapi-api pada kampanye di Gedung Serba Guna, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (11/6/2014). Calon presiden nomor urut 1 ini juga menyelipkan pantun dalam pidatonya.

Menurut Prabowo, pantun itu disampaikannya karena pembawa acara membuka kampanye dengan pantun. Pembawa acara berpantun merupakan hal umum di Sumut, khususnya di wilayah yang dihuni etnis Melayu.

"Karena pembawa acara membuka dengan pantun, maka saya juga akan berpantun," kata Prabowo di hadapan ribuan relawannya.

Empat bait pantun disampaikan Prabowo dalam kampanye itu. Bukan pantun biasa, di antaranya terdapat pantun dengan tema asmara.

Berikut pantun yang disampaikan Prabowo:

Jalan-jalan ke Kota Malang
Mampir dulu ke Surabaya
Sebentar lagi saya pulang
Jangan lupa dengan saya.

Jika ada paku yang patah
Jangan disimpan di dalam peti
Jika ada kata Prabowo yang salah
Jangan disimpan di dalam hati

Di sini gunung di sana gunung
Di tengah-tengah pohon melati
Di sana bingung di sini bingung
Memikirkan si jantung hati

Ayam hitam telurnya putih
Mencari makan di pinggir kali
Nona hitam giginya putih
Kalau tertawa manis sekali. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Abaikan 'Noise', Kadin Sumut Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimis Hadapi Tantangan Ekonomi
Hadiri Bukber Fraksi PD, AHY: Suarakan Aspirasi Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo
Presiden Prabowo Tinjau Warga Terdampak Banjir di Bekasi
KPK: Mobil dari Erdogan untuk Prabowo Pemberian Kenegaraan, Tak Perlu Lapor
Reshuffle Kabinet Prabowo, Satryo Jadi Menteri Pertama yang Dicopot
Jawaban Prabowo Saat Diminta Gerindra Maju Capres Lagi di 2029
komentar
beritaTerbaru
hit tracker