Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Sumatera Utara (Sumut) Muazzul menilai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut tidak akan berani mengungkap indikasi pelanggaran pemilu yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Kalau kita ditanya, kita gak yakin, tapi PPI harus mengatakan ini, walau hanya sebatas dorongan," ujarnya didampingi Sekretaris Umum PPI Sumut M Sahbana dalam konferensi pers di Kampus Universitas Medan Area (UMA), Jalan Setia Budi, Medan, Kamis (27/3/2014) siang.
Walaupun demikian, Muazzul menegaskan pihaknya menunggu dan meminta Bawaslu untuk merespon dugaan-dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh SBY. Karena hanya Bawaslu yang secara kelembagaan memiliki kewenangan menelaah hal itu.
"Jangan sampai hukum kita ini tajam ke bawah dan tumpul ke atas, jangan pelanggaran di jalan ditindak tapi ketika ke atas dia tumpul," tukasnya.
Muazzul juga mengungkapkan, PPI akan mendorong pemerintah untuk dapat menekan angka golput pada pilpres 2014 ini. "Kita berharap pemerintah dapat menekan angka golput," ujarnya.
(BS-031)
Tags
beritaTerkait
komentar