Minggu, 19 April 2026

DPRD Desak Pemko Medan Tutup KFC Tanpa Amdal

Jumat, 24 Januari 2014 20:52 WIB
DPRD Desak Pemko Medan Tutup KFC Tanpa Amdal
Google
Ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ikrimah Hamidy mengatakan Pemko Medan harus mengambil langkah tegas terhadap gerai KFC yang tidak memiliki dokumen Amdal. 

Menurutnya, KFC sudah melanggar Uundang-undang tentang lingkungan hidup yang mengharuskan setiap bangunan besar memiliki dokumen tersebut agar tidak mencemari lingkungan sekitar. 

“Pemko Medan harus ambil langkah tegas, kalau memang tidak ada Amdal gerai KFC maka harus ditutup,“ tegasnya di Medan, Jumat (24/1/2014).

Politisi PKS ini menuturkan, BLH Medan juga tidak boleh memperlama dan mempersulit gerai KFC yang masih dalam proses pengurusan izin. Karena bisa saja restoran cepat saji tersebut sudah mengurus izin tapi tidak ditindaklanjuti.

Seharusnya, tambah Ikrimah, sebelum izin itu diterbitkan BLH, untuk sementara waktu gerai itu harus ditutup agar tidak mencemari lingkungan lebih banyak lagi.

“Kalau sudah terbukti itu belum ada izin, Pemko Medan harus ambil langkah tegas dengan melakukan penutupan. Dan membuka kembali setelah restoran cepat saji itu memiliki dokumen lingkungan hidup,“ tandasnya.

Sementara itu, General Affair PT Fast Food Indonesia Richard saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon enggan memberikan penjelasan ketika ditanya mengenai dokumen lingkungan hidup milik gerai KFC. 

“Saya lagi cuti, nanti saja hari Senin kita bicarakan, saya ada urusan keluarga,“ ujarnya singkat. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan
Gubernur Sumut Buka Puasa Bersama Pimpinan DPRD Sumut
Pidato Perdana pada Rapat Paripurna DPRD, Rico Waas Tekankan Medan untuk Semua
Audiensi IKLAB RAYA, Erni Ariyanti Tanggapi Pemekaran Sumatera Timur dan Sekolah Unggulan
Forkopimda Sumut Kompak hadiri Paripurna Mendengarkan Pidato Sambutan Gubernur
Ketua DPRD Sumut Ajak KoJAM Kolaborasi Pemberitaan dan Kritik Membangun
komentar
beritaTerbaru
hit tracker