Senin, 22 Juni 2026

Kadis Pertanian dan Peternakan Madina Diduga Jarang Ngantor

Jumat, 08 November 2013 19:11 WIB
Kadis Pertanian dan Peternakan Madina Diduga Jarang Ngantor
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Panyabungan, (beritasumut.com) – Diduga akibat banyaknya persoalan di tubuh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mandailing Natal, mulai dari program cetak sawah dan kelompok tani yang diduga fiktif, oknum Kadis diduga jarang masuk kantor.

Jarangnya oknum Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Madina Taufik Zulhendra masuk kantor sehingga menyulitkan wartawan untuk konfirmasi. Salah satunya Ros Mawar, wartawati media cetak terbitan Medan yang mengeluhkan sulitnya konfirmasi terkait dugaan banyaknya persoalan di Dinas Pertanian dan Peternakan Madina mulai dari dugaan korupsi cetak sawah, dana kelompok tani yang diduga dipotong Dinas Pertanian serta dugaan pembangunan saung penyuluh pertanian.

“Untuk mengkonfrimasi semua persoalan tersebut kita sangat kesulitan akibat Kadis Pertanian jarang masuk kantor. Walaupun kita tunggu satu harian di kantor tersebut tetapi Kadisnya tak kunjung datang. Saat ditanya pun staf di kantor tersebut tidak mengetahui kemana Kadis mereka,” jelasnya di Panyabungan, Kamis (7/11/2013).

Padahal persoalan yang ingin dikonfirmasi menyangkut masyarakat. Contohnya mengenai cetak sawah yang diduga dikorupsi oknum Dinas Pertanian. Namun akibat sulitnya konfirmasi Kadis, wartawan tidak mendapatkan klarifikasi dari Kepala Dinas, ujarnya.

Jarangnya Kepala Dinas Pertanian di kantor pada saat jam kerja perlu menjadi perhatian Plt Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution, karena Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Madina sudah menunjukkan ketidakdisiplinan bekerja, imbuh Ros.

Sikap Kepala Dinas ini diduga sudah melanggar aturan PNS karena jarang masuk kantor. Hal ini perlu jadi pertimbangan Plt Bupati Madina. Bagaimana mau memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat kalau jarang masuk kantor, keluh Ros.

Untuk konfirmasi terkait jarangnya Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Madina masuk kantor, wartawan juga mendapat kesulitan, tandasnya. (BS-026)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker