Senin, 14 September 2026

Istri Caleg Jadi Komisioner KPU Tapteng

Kamis, 31 Oktober 2013 19:37 WIB
Istri Caleg Jadi Komisioner KPU Tapteng
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Manyandang status sebagai istri calon legislatif yang akan maju pada Pemilu Legislatif 2014 mendatang tidak menghalangi langkah Dewi Elfriana lolos menjadi Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Sesuai data yang diperoleh, Dewi Elfriana merupakan istri dari Hazmi Arif Simatupang, Caleg DPRD Tapteng dari Partai Gerinda pada Pileg 2014.

Menanggapi itu, Komisioner KPU Provinsi Sumatera Utara Salim Nazir Manik menyatakan, KPU Sumut sudah mengetahui kondisi itu ketika melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) pada Senin (21/10/2013). Karena tidak adanya aturan yang mengatur kondisi tersebut membuat mereka tetap meloloskan Dewi Elfriana sebagai Komisioner KPU Tapteng.

"Kita (KPU Sumut) sudah tau itu, karena ada juga pengaduan yang masuk kepada KPU Sumut," kata Salim Nazir Manik di Kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Kamis (31/10/2013).

Mantan Ketua Kabupaten KPU Dairi ini juga mengakui kondisi seperti ini akan membuat masyarakat merasa tidak puas dengan keputusan mereka. Namun, KPU Sumut tidak memiliki instrumen dalam bentuk peraturan untuk tidak meloloskan yang bersangkutan menjadi Komisioner KPU Tapteng. 

"Faktor etis atau tidak etis tidak bisa dijadikan alasan untuk melanggar aturan," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie saat menggelar sosialisasi DKPP di Hotel JW Marriot mengingatkan agar penyelenggara memperhatikan faktor-faktor yang dapat memicu munculnya penyalahgunaan kewenangan selaku penyelenggara pemilu. 

Jimly bahkan dengan tegas menyebutkan pelanggaran etika sangat mudah dibuktikan melalui hal-hal yang terlihat secara kasat mata. "Tidak perlu pembuktian, tercium saja sudah cukup untuk mengindikasikan adanya pelanggaran etik," ujarnya. (BS-022)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker