Rabu, 29 April 2026

FKPD Medan Gelar Operasi Bersama Selama Ramadhan

Rabu, 10 Juli 2013 02:35 WIB
FKPD Medan Gelar Operasi Bersama Selama Ramadhan
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Medan akan menggelar patroli bersama untuk menjaga kekondusifan ibukota provinsi Sumatera Utara selama bulan suci Ramadhan 1434 H. Setiap warga yang  kedapatan dan terbukti melakukan pelanggaran hukum langsung diamankan. Selanjutnya, pihak kejaksaan secepatnya memproses hukum terhadap para pelaku pelanggaran tersebut. Langkah ini dilakukan agar umat Islam di Kota Medan merasa lebih tenang, aman dan khusuk pada saat menjalankan ibadah puasa.

Demikian terungkap dalam sidang yang digelar Pemko Medan dengan FKPD Kota Medan di Herritage Grand Aston Hotel Medan, Selasa (9/7/2013). Rapat dipimpin langsung Pelaksana Tugas Walikota Medan Dzulmi Eldin didampingi Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis, Kapolresta Medan Kombes Nico Afinta Karo-karo, Dandim 0201/BS Letkol Inf Hendriyadi, Ketua DPRD Medan Amiruddin, Kajari Medan Bambang Riawan Pribadi, Kajari Belawan Ranu Subroto, Dan Denpom I/5 Medan, Danyon Marhanlan Belawan Letkol Mar Agung Setiawan dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Iwan Zulhami.

“Untuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum dan kericuhan selama bulan suci Ramadhan, mari kita melakukan patroli bersama. Saya yakin jika kita mau, semua permasalahan pasti dapat diatasi dengan baik. Apalagi para alim-ulama ikut mendukung langkah-langkah yang kita lakukan ini,” kata Kapolresta

Dalam rapat itu masalah asmara subuh, geng motor, petasan dan antisipasi terjadi terjadinya kebakaran dan keamanan rumah warga yang ditinggal mudik menjadi pembahasan utama. Di samping itu juga mencuat soal pemadaman listrik yang dikhawatirkan akan mengganggu kekhusukan warga pada saat saat menjalankan shalat, terutama Tarawih dan rutin memantau harga bahan kebutuhan pokok guna mencegah terjadinya lonjakan harga.

Menyikapi hal itu Kapolresta mengaku telah menyiapkan 3 metoda yakni preentif, preventif dan penegakan hukum. Untuk mendukung ketiga metoda ini akan mengefektifkan fungsi intelijen, binmas, lalu lintas, sabhara dan reskrim. Untuk metoda preentif, fungsi intelijen dan binmas dikedepankan untuk menggali informasi dari masyarakat terkait dengan geng motor, petasan dan asmara subuh. Dia berharap metoda preentif ini ikut juga didukung kepala linglkungan, lurah dan camat  untuk mendapat persoalan apa yang mencuat di kawasannya.

“Jika metoda preentif tidak jalan, maka kita akan mengedepankan metoda preventif dengan memfungsikan sabhara dan lalu lintas. Selain itu warga, kepala lingkungan, lurah dan camat bisa melakukan penangkapan terhadap seseorang  yang terbukti melakukan tindak pidana dan diteriaki masyarakat beramai-ramai dilengkapi barang bukti. Setelah itu langsung diserahkan kepada aparat kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya.

Sementara itu Dandim 0201/BS, Dan Denpom I/5 Medan, Danyon Marhanlan Belawan menyatakan siap mendukung sepenuhnya setiap upaya yang dilakukan dalam melakukan pengamanan selama bulan suci Ramadhan di Kota Medan. Sedangkan Kajari Medan Bambang Riawan Pribadi menegaskan pihaknya akan secepatnya memproses hukum para pelaku pelanggaran hukum yang berkasnya diserahkan aparat kepolisian.

Ketua DPRD Medan Amiruddin berharap PLN tidak sesukanya melakukan pemadaman listrik. Sebab, tindakan itu dapat mengganggu keamanan dan kenyawaman umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa, shalat lima waktu dan tarawih. Jika ingin melakukan pemadaman, PLN harus  memberitahukannya lebih awal kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat mengantisipasinya.

Kemudian Amiruddin berharap Kapolresta segera merazia setiap penjual petasan, sebab suara petasan sangat mengganggu kekhusukan dalam beribadah. Kepada Pemko Medan, dia menyarankan secara rutin turun ke pasar-pasar tradisional untuk mengecek harga dan ketersediaan bahan-bahan pokok guna mencegah terjadinya lonjakan harga. Sedangkan kepada MUI, dia menyarankan agar para ustadz diberi arahan agar menyampaikan ceramah yang sifatnya untuk menyejukkan hati dan terus menjaga kekondusifan di Kota Medan.

Terkait masalah asmara subuh, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Iwan Zulhami mengaku telah menginstruksikan kepada seluruh siswa mulai tingkat tsanawiyah sampai aliyah untuk mengikuti pesantren kilat di sekolah masing-masing. Dengan digelarnya pesantren kilat ini akan menutup peluang  para siswa untuk ikut asmara subuh. Sama seperti Ketua DPRD Medan, Iwan juga minta agar aparat kepolisian merazia para pedagang petasan, termasuk tempat pembuatan petasan.

Setelah mendengar seluruh persoalan yang mencuat, Pelaksana Tugas Walikota Medan Dzulmi Eldin pun mengambil kesimpulan. Dia berharap sebelum penegakan hukum dilakukan, dia berharap agar seluruh unsure FKPD Kota Medan agat tak henti-hentinya mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berbuat yang terbaik serta tidak mengganggu ketentraman masyarakat lainnya.

“Saya berharap rapat ini akan kita tindak lanjuti bersama untuk mencari out put yang terbaik. Di samping itu kita akan menyampaikan surat edaran kepada masyarakat maupun para pengusaha untuk mematuhi isi surat edaran terkait dengan hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan selama bulan Ramadhan,” kata Eldin.

Kemudian Eldin minta Satpol PP bekerjasama dengan Polresta Medan dalam penegakan peraturan. Dishub Medan bersinergi dengan Satlantas Polresta dalam mengurai kemecatan yang terjadi. Sedangkan kepada Dinas P2K diharuskan standbye 24 jam penuh guna mengantisipasi terjadinya kebakaran, terutama terhadap rumah warga yang kosong ditinggalkan mudik. “Saya minta petugas Dinas P2K tidak lengah sedikit pun dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran,” tegasnya.

“Untuk kepala lingkungan, lurah dan camat, saya minta untuk terus menjaga wilayahnya masing-masing. Sekecil papaun masalah yang timbul harus secepatnya diselesaikan. Di samping itu harus tedrus berkoordinasi dengan Babinsa dan Babinkantbmas dalam menjaga kekondusifan di wilayah masing-masing,” ungkapnya. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Unimed Siap Ukir Prestasi di Ajang IMT-GT 2016 di Thailand
Pimpinan SKPD Tandatangani Perjanjian Kinerja
Unimed Berangkatkan Mahasiswa Lakukan Kukerta di Sumut dan Riau
Pj Walikota: Pengurus KONI Harus Segera Dilantik Agar Bisa Bekerja
Pj Walikota Siantar : GAMKI Harus Turut Lestarikan Budaya dan Kesenian Daerah
Lansia, Guru Teladan Bagi Orang-orang Muda
komentar
beritaTerbaru
hit tracker