Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Esensi penghargaan Adipura tidak semata-mata dalam bentuk simbol atau piala namun bagaimana Adipura dapat dijadikan sebagai motivasi untuk terus membudayakan perilaku bersih. Di samping itu sebagai media guna menumbuhkan kesadaran bersama sehingga dapat mempertahankan Kota Medan sebagai kota bebas sampah yang diekspresikan dalam tindakan nyata dan perilaku sehari-hari.
“Satu hal yang harus tetap kita ingat, bersih akan terwujud jika telah menjadi tanggung jawab dan benar-benar menjadi kebutuhan kita bersama. Ketika hal ini sudah tercipta, saya yakin Kota Medan akan memperoleh Adipura Kencana tahun depan,” kata Pelaksana Tugas Walikota Medan T Dzulmi Eldin dalam acara syukuran dan apresiasi atas keberhasilan mendapatkan penghargaan Adipura kategori kota metropolitan di Lapangan Benteng, Medan, Selasa (11/6/2013).
Eldin mengingatkan, Adipura bukan sekadar penghargaan tetapi jauh lebih penting sebagai bentuk keberhasilan dalam membangun budaya masyarakat yang semakin sadar kebersihan dan pelestarian lingkungan hidup. Dia berharap Kota Medan dikenal dan melekat dalam ingatan siapaun sebagai kota bersih, aman, nyaman dan hijau.
“Itu sebabnya mengapa kita selalu menekankan kepada camat dan lurah sebagai pejabat yang bersinggungan langsung dengan masyarakat supaya lebih intens mensosialisasikan perlunya kebersihan dan pelestarian lingkungan. Serta menjadikan kerja bakti membersihkan lingkungan sebagai agenda lingkungan masing-masing. Jadi saya memberikan apresiasi atas keberhasilan camat, lurah dan kepala lingkungan dalam membangun kesadaran kebersihan dan penghijauan yang semakin baik,” ungkapnya.
Dihadapan Ketua DPRD Medan Amiruddin, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Medan, asisten, kepala dinas, camat, lurah, kepala lingkungan serta pasukan melati dan bestari yang menghadiri syukuran tersebut, Eldin menjelaskan hasil penilaian Adipura tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Terbukti Kota Medan memperoleh nilai tertinggi dari 109 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan Adipura.
Meski demikian Eldin mengingatlkan agar tidak cepat puas dengan keberhasilan yang diperoleh saat ini. Masih banyak pekerjaan rumah yang menjadi tugas bersama dalam rangka menjadikan Kota Medan lebih baik lagi. Terus budayakan perilaku hidup bersih dan tumbuhkan kesadaran bersama akan rasa memiliki atas kota ini.
“Dengan begitu kita dapat mempertahankan Kota Medan sebagai kota bebas sampah yang diekspresikan dalam tindak nyata dan perilaku sehari-hari. Secara kebetulan, penganugerahan Piala Adipura selalu berdekatan dengan peringatan hari jadi Kota Medan. Sudah dua tahun kita menjadikan Adipura sebagai kado, termasuk Piala Adipura yang kita peroleh ini kita persembahkan untuk Kota Medan yang 1 Juli nanti akan berusia 423 tahun. Semoga pada saat Kota Medan berusia 424 tahun, kita mampu memberikan Adipura Kencana sebagai kado terbaiknya. Insya Allah kita mampu mewujudkannya,” ujarnya.
Di penghujung sambutannya, Eldin menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada segenap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Medan, DPRD Medan dan seluruh warga Kota Medan, teristimewa pasukan Melati dan Bestari yang selama ini begitu gigih dan bekerja keras untuk membersihkan Kota Medan dari sampah. “Selamat atas penghargaan yang kita terima ini. Mari terus kita pertahankan semangat dan kekompakan ini,” paparnya.
Sementara Ketua DPRD Medan Amiruddin mewakili warga Kota Medan atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Medan mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan dan warga Kota Medan atas keberhasilan meraih tiga penghargaan yang sangat berharga dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia yakni Piala Adipura, Piala Kapaltaru dan Piala Adiwiyata Mandiri.
“Penghargaan yang diraih ini harus disyukuri dan dipertahankan sehingga Kota Medan ke depan bisa meraihnya kembali. Saya berharap penghargaan ini dapat dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan terus membangun sinergitas dan kebersamaan dengan seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian masyarakat akan terfus mendukung program-program Pemko Medan, terutama dalam rangka peningkatan kebersihan,” harap Amiruddin.
Sebelum acara syukuran dimulai, Piala Adipura, Piala Kapaltaru dan Piala Adiwiyata Mandiri setibanya di Bandara Polonia Medan yang dibawa Plt Walikota Medan Dzulmi Eldin langsung diarak. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan terima kasih atas komitmen dan partisipasi nyata dari seluruh masyarakat Kota Medan. Dari Bandara Polonia, ketiga piala diarak melalui Jalan Imam Bonjol, Jalan Sudirman, Jalan Diponegoro dan berakhir di Lapangan Benteng, Medan.
(BS-024)
Tags
beritaTerkait
komentar