Sabtu, 18 April 2026

Rahudman Tinjau Perbatasan Medan-Deli Serdang

Kamis, 21 Februari 2013 23:44 WIB
Rahudman Tinjau Perbatasan Medan-Deli Serdang
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM mendesak Balai Besar  Jalan Nasional untuk segera melebarkan jembatan di Jalan Sisingamangaraja Km 11, persisnya sekitar 500 meter dari Mapolda Sumatera Utara. Sebab, jembatan yang menghubungkan Kota Medan dengan Deli Serdang tersebut dinilai terlalu sempit sehingga sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas baik yang masuk maupun keluar Kota Medan. Apalagi kawasan itu merupakan pintu masuk Kota Medan.

Menurut Walikota yang didampingi Kadis Bina Marga Khairul Syahnan, Kadis Pertamanan Ir Zulkifli Sitepu, Kadis Perhubungan Renward Parapat ATD MT, Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan Ir Syampurno Pohan, Kabag Humas Budi Hariono SSTP MAP dan Camat Medan Amplas  Emir Mahbob Lubis, sebagai pintu masuk tentunya kawasan itu harus terlihat indah dan menarik.

“Kawasan ini merupakan pintu masuk Kota Medan dari arah Tanjung Morawa. Gerbang kita (dua gapura) sudah ada. Masalah yang kini menjadi hambatan adalah bagaimana mendesak Balai Besar Jalan Nasional untuk segera melebarkan  jembatan ini. Dari Pemko Medan sudah selesai melakukan pembebasan lahan, sekarang tinggal tetangga kita Deli Serdang yang belum melakukan,” kata Walikota.

Apabila terkendala masalah pembebasan lahan, lanjut Walikota, pihak Deli Serdang seharusnya membentuk tim apresial guna mempercepat proses pelebaran jembatan agar lebih lebar. Sebagai bentuk keseriusan Pemko Medan atas pembangunan jembatan, Walikota langsung menunjukkan konstruksi dudukan untuk jembatan yang telah lama selesai dibangun.

“Begitu jembatan dibangun, tinggalkan mendudukkannya di sini,” kata Walikota sambil menunjukkan konstruksi dudukan jembatan tersebut. “Saya yakin jika jembatan ini telah dibangun, maka arus lalu-lintas baik yang masuk maupun keluar Kota Medan semakin lancar, tidak mengalami penyempitan seperti saat ini sehingga sangat mengganggu keindahan kota,” ungkapnya.

Selain masalah jembatan, Walikota akan kembali menata gapura yang selama ini menjadi pintu msuk Kota Medan. Selain memperbaiki dan mencat gapura, juga memasanginya lampu sehingga terlihat indah dan terang benderang pada saat malam tiba. Selain itu taman yang ada di sekitarnya akan ditata agar terlihat lebih indah dan menarik lagi.

Sebelumnya Walikota telah melakukan peninjauan di Taman Gajah Mada di Jalan Gajah Medan. Taman yang diresmikan pemakaiannya oleh almarhum Gubernur Sumut Raja Inal Siregar  pada 5 Oktober 1993 tengah dalam proses penataan yang dipimpin langsung Kadis Pertamanan Ir Zulkifli Sitepu. Penataan ini dilakukan dalam rangka menjadikan taman itu sebagai ruang terbuka hijau yang digunakan sebagai taman, tempat olahraga serta lokasi bermain anak.

Terlihat beberapa pekerja sedang membenahi pinggiran jalan setapak yang rusak. Selain itu pinggiran jalan setapak yang tidak rusak dicet warna merah dan kuning. Kemudian beberapa pegawai Dinas Pertamanan tampak sibuk menanami tanaman penghijauan dan bunga di lokasi-lokasi yang kosong.

Sama seperti menijau Taman Ahmad Yani beberap hari lalu, Walikota juga menginstruksikan kepada Kadis Pertaman untuk segera melakukan penataan sehingga Taman Gajah Mada terlihat lebih indah dan menarik lagi. Untuk itu seluruh fasilitas yang ada di dalamnya segera dibenahi, termasuk menata tanaman penghijauan maupun bunga-bungaan yang ada.

Selain itu Walikota minta agar Taman Gajah Mada segera dilengkapi dengan peralatan olahraga seperti yang telah dilakukan di Taman Ahmad Yani dan Taman Teladan. Berhubung Taman Gajah Mada lebih banyak dikunjungi anak-anak, Walikota minta agar tempat itu juga dilengkapi dengan fasilitas permainan anak. Dengan begitu orang tua bisa menggunakan tempat itu untuk berolahraga sekaligus menjadikan temapt bermain yang sehat bagi anak-anaknya.

“Selain Taman Gajah Mada, taman-taman lainnya seperti Taman Beringin akan kita lengkapi dengan fasilitas permainan anak. Sebab, Kota Medan telah ditetapkan sebagai Kota Layak Anak. Untuk itu kita wajiba menyediakan fasilitas bermain bagi anak-anak,” paparnya. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan
Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut
Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa
Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA
Walikota Medan Lantik Dewan Kesenian Medan Periode 2016-2020
Digertak Wakil Walikota Medan, Anak Remaja Tak Jadi Buang Sampah di Parit Busuk
komentar
beritaTerbaru
hit tracker