Sabtu, 02 Mei 2026
Tentang Visi dan Misi Bupati Bidang Kesehatan

Tim Anggaran Pemkab Madina Dinilai Tidak Punya Itikad Baik

Rabu, 16 Januari 2013 22:35 WIB
Tim Anggaran Pemkab Madina Dinilai Tidak Punya Itikad Baik
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Panyabungan, (beritasumut.com) – Tim Anggaran Pemkab Mandailing Natal terlihat tidak memiliki iktikad yang baik dalam penjabaran visi dan misi pemerintah, khususnya di bidang kesehatan.

 Hal itu terlihat jelas dengan pemotongan angaran Dinas Kesehatan sebesar Rp14 miliar lebih dalam pembahasan RA-APBD TA 2013 yang dilakukan tim anggaran pemrintah.

Sikap tim anggaran itu pun dinilai sebagai bentuk “pengebirian” terhadap Dinas Kesehatan Pemkab Madina yang telah berupaya bekerja maksimal untuk mewujudkan visi dan misi salah satu prioritas utama di bidang kesehatan.

Demikian dijelaskan Anggota DPRD Madina Iskandar Hasibuan di Panyabungan, Madina, Sumatera Utara, Selasa (15/01/2013).

"Saya memperhatikan, ketidakpedulian perangkat daerah itu jelas terlihat. Selain Dinkes juga terjadi terhadap Dinas Pendidikan dengan anggaran yang sangat minim sekali, ini tentunya kita mempertanyakan ada apa," ucap Iskandar yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Madina.

 Iskandar menjelaskan, khusus untuk Dinas Kesehatan sudah melakukan berbagai langkah-langkah positif bagaiaman supaya kesehatan benar-benar terjamin di daerah ini dengan pengajuan anggaran pada Rencana Kerja Anggaran (RKA). Akan tetepi oleh tim anggaran pemerintah malah mengabaikannya dibuktikan dengan memotong sekitar Rp14 M lebih.

 "Usulan yang dipotong akibat adanya dugaan bahwa Sekda M Daud Batubara tidak suka dengan Kepala Dinas Kesehatan, makanya dilakukan pemotongan anggaran tersebut. Karena itu kepada Bupati, Komisi IV DPRD Madina Tim Anggaran DPRD agar memanggil Sekda untuk melakukan klarifikasi kenapa untuk kepentingan rakyat tidak diakomodir," jelasnya.

 Menurut Iskandar, kegiatan yang dipotong itu semuanya bersentuhan langsung kepada masyarakat yaitu, pengadaan kendaraan dinas untuk seluruh puskesmas, pengadaan mobil rontgen, pembangunan air bersih MCK di 26 puskesmas, bantuan operasional puskesmas, pengadaan obat, pengadaan sarana puskesmas.

 "Kkita melihat Bupati getol memperjuangakan puskesmas 24 jam sesuai dengan ekspos di beberapa media, lalu kenapa dipotong anggarannya. Selain itu semua usulan tersebut sudah tercantum dalam KUA PPAS 2013, program itu telah diketahui Bupati tapi anehnya oleh tim anggaran pemerintah atau Sekda diduga telah mengebirinya visi misi Bupati," ucap Iskandar.

 Kadis Kesehatan Madina Dr Tengku Amri Fadli yang dikonfirmasi membenarkan adanya pemotongan  anggaran untuk kegiatan di dinas tersebut. Ia menilai, tentunya tim anggaran memiliki alasan yang jelas terkait pemotongan anggaran yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

 Ketua Tim Anggaran Pemkab Madina yang juga Sekda Madina M Daud Batubara yang di konfirmasi melalui Kabag Humas Haposan SSos terkait alasan pemotongan anggaran, belum ada jawaban sama sekali.

Sementara Bupati Madina Hidayat Batubara yang dikonfirmasi via seluler mengatakan akan memperjuangkan dan memasukkan anggaran (Dinas Kesehatan) yang diajukan pemotongannya oleh tim anggaran untuk diperjuangkan di Badan Anggaran DPRD Madina.

“Bidang kesehatan dan pendidikan adalah program prioritas saya, karena itu anggaran program yang diajukan pemotongannya akan kita masukkan kembali,” ucap Hidayat Batubara. (BS-026)

Tags
beritaTerkait
Inilah Modus Penipuan Bupati Madina Versi Kuasa Hukum Tahjudin Pardosi
Lakukan penipuan Rp 600 juta, Bupati Madina Mangkir Dipanggil Poldasu
Syukuran Panen, Petani Bonan Dolok Undang Bupati Madina
Bupati Tidak Hadir, Paripurna Istimewa Hanya Dihadiri 10 Anggota DPRD Madina
Bakal Calon Bupati Madina Saparuddin Haji Periksa Kesehatan
Besok, KPU Mulai Buka Pendaftaran Calon Bupati Madina
komentar
beritaTerbaru
hit tracker