Kamis, 24 September 2026

Medan Tuntungan Optimistis Perbaiki Peringkat di Porkot 2015

Selasa, 29 September 2015 01:25 WIB
Medan Tuntungan Optimistis Perbaiki Peringkat di Porkot 2015
Dokumentasi
Kontingen atlet cabang atletik Kecamatan Medan Tuntungan bersama para pengurus KONI Medan usai pengalungan medali di Porwilkot Medan Mei lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Prestasi Kontingen Kecamatan Medan Tuntungan dalam helatan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan cukup signifikan. Sejak Porkot mulai bergulir Tahun 2009 sampai gelaran Porkot VI Tahun 2014, grafik prestasi yang dibuat atlet mereka terus membaik.

Pada Porkot Tahun 2014, kontingen Medan Tuntungan menembus posisi 15 dari 21 kecamatan yang bersaing. Porkot sebelum mereka berada di peringkat 18. Bahkan, pernah nyaris menduduki posisi paling buncit. Nah, tahun ini dalam helatan Porkot VII, Medan Tuntungan berambisi memperbaiki peringkat pada pesta multieven Kota Medan yang mulai digeber, 3-10 Oktober 2015.

"Ya, kami ingin membuktikan kalau kami mampu menembus peringkat yang lebih baik. Kami bertekad di atas dari peringkt 15,” kata Ketua Kordinator KONI Medan Tuntungan Pipep Sembiring di Medan, Selasa (29/9/2015).

Saat ini kata Pipep, atlet Medan Tuntungan fokus mempersiapkan diri. Ini tak agar bisa menggapai impian berprestsi di Porkot VII. Cabang olahraga menjadi andalan mereka adalah, atletik. Medan Tuntungan menyandang juara umum cabor atletik pada Porwilkot I yang berlangsung bulan Mei lalu.

"Jadi tak salah kalau mengandalkan cabang atletik, atlet sudah membuktikan kemampuannya di Porwilkot,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Pipep Sembiring didampingi Sekretarisnya M Mendrofa menyebutkan, kontingen Medan Tuntungan berkekuatan 130 atlet dan offisial dengan mengikuti 11 cabor, yakni, atletik, tinju, bulutangkis, pencak silat, bola voli, taekwondo, basket, renang, catur, tarung drajat dan softball. Dan, untuk defile Medan Tuntungan memakai pakaian adat Karo.

Sebenarnya, Medan Tuntungan mengagendakan cabor sepak bola, tenis meja, karate dan panahan ikut dalam Porkot tahun ini. Namun, dibatalkan lantaran banyak atlet pindah ke daerah lain. Disamping itu, ada juga klub maupun perguruan yang enggan menyumbangkan atletnya membela Medan Tuntungan.

"Jadi, sekarang kami berkonsentrasi 11 cabor untuk mewujudkan target memperbaiki peringkat di Porkot tahun ini,” ujarnya.

Pipep menambahkan, seluruh atlet yang membela kontingen Medan Tuntungan merupakan asli putra-putri daerah. Mereka mengharamkan “transfer” atlet dari kecamatan lain di Kota Medan, meski ada beberpa pengurus cabor menawarkan jasa itu.

"Haram bagi kami membeli atlet, kami mengutamakan pembinaan putra-putri Medan Tuntungan. Kalo ada Kecamatan lain menggunakan atlet belian, itu urusan merekalah. Kami bukan mengejar juara umum, tapi kami utamakan pembinaan,” katanya.

Camat Medan Tuntungan Gelora KP Ginting sendiri cukup memberi apresiasi terhadap atlet Medan Tuntungan. Bahkan dia menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi.

"Porkot Tahun 2014, atlet kami diberi bonus sama. Itu sebagai kepedulian camat terhadap atletnya. Tahun ini juga disiapkan bonusnya,” ujarnya. (BS-030)

Tags
beritaTerkait
Melihat Walikota Medan Menangis, Kaum Ibu Pun Ikut Terharu
Walikota Menangis di Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Yaqin
Dishub Medan Sebut Parkir Sekolah High Scope Tak Berizin
Warga Bunga Cempaka Pasar III Keluhkan Parkir Antar Jemput Siswa High Scope
Tuntungan Kawinkan Softball dan Baseball Porkot 2015
Amplas Ikuti Jejak Medan Johor di Porkot 2015
komentar
beritaTerbaru
hit tracker