Senin, 20 April 2026

Safrizal: Dispora Sumut Sepelekan Cabor Senam

Rabu, 23 September 2015 00:27 WIB
Safrizal: Dispora Sumut Sepelekan Cabor Senam
Istimewa
Atlet senam latihan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Pentas Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII di Bandung Jawa Barat, 9-19 September 2015 lalu masih menyisakan luka bagi pelatih senam Sumatera Utara (Sumut) Safrizal dan Pondang Sinambela. Menurut kedua pelatih itu, Dispora Sumut selaku penanggung jawab pembinaan olahraga pelajar telah menyepelekan cabang olahraga senam. Ini terlihat dari persiapan sampai selesainya pesta olahraga pelajar nasional itu.

"Kami benar-benar disepelekan. Selama Popnas di Bandung, tak satu pun offisial dari Dispora Sumut menyaksikan atlet kami bertanding. Padahal, pesenam kami tak begitu mengecewakan,” kata Safrizal, di Medan, Selasa (22/9/2015).

Luapan kekecewaan mereka semakin membuncah ketika Kadispora Sumut Baharuddin Siagian menyatakan cabang senam gagal penuhi target di Popnas, dimana mereka dibebani enam emas. 

"Gila! Kami saja tak pernah memasang target muluk-muluk. Kami hanya manargetkan tidak mengecewakan. Bagaimana mungkin kami bisa sumbang enam emas, sementara pelatdanya saja abal-abal,” tegasnya.

Di Popnas Bandung, Jawa Barat kemarin, cabang olahraga (Cabor) senam termasuk penyumbang dari 26 keping medali yang diperoleh kontingen Sumut. Cabang senam menyumbangkan empat medali yakni, satu perak dan tiga perunggu. Raihan medali itu, sama yang diraih pesenam Sumut pada Popnas XII Jakarta Tahun 2013, dimana mereka merebut satu emas, dua perak dan satu perunggu.

"Bukan hanya Popnas Bandung 2015, mereka (Dispora Sumut) apriori pada kami, Popnas Jakarta 2013, mereka juga tak peduli terhadap kami. Ini benar-benar mengecewakan kami,” katanya.

Sejak perhelatan Popnas bergulir di Tanah Air, cabang senam tetap memberikan kontribusi medali buat Sumut. Terakhir, mereka menyumbang satu emas, dua perak dan satu perunggu di Popnas Jakarta Tahun 2013. Tapi, Dispora Sumut tak pernah memberi perhatian lebih terhadap cabor ini. Bukti, selama Pelatda berjalan, persiapan atlet senam berbeda dengan cabor lainnya yang masuk barisan kontingen Sumut.

Ada atlet 10 cabor yang dipersiapkan ke Popnas menjalani pelatdanya di Pemusatan Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) dan Pemusatan Pendidikan Latihan Daerah (PPLD), sementara cabang senam bersama cabang taekwondo, tenis meja, tenis lapangan dan bola basket di luar dari PPLP dan PPLD.

Ironisnya, beberapa cabang seperti sepak bola, judo, bola voli dan bulutangkis (dibina dalam PPLP/PPLD) tak memberi satu keping medali buat Sumut.

"Kami harus mengeluarkan kocek sendiri untuk beri menu tambahan terhadap karena atlet kami umumnya kekurangan gizi, sementara mereka (di PPLP/PPLD) terjamin gizi dan kalorinya selama menjalani Pelatda,” ujarnya.

Meski begitu Safrizal merasa bangga karena atletnya memberikan nuansa positif bagi pembinaan cabang senam. 

"Kami pulang dari Popnas bisa berjalan dengan kepala tegak. Kami menjawab tantangan,” pungkasnya. (BS-030)

Tags
beritaTerkait
Medan Amplas Juara Umum Cabang Senam
Baca! Instruktur Senam Tidak Sekadar Pandai Goyang
Buruh Sumut Senam Pinguin Tolak PP Pengupahan
KONI Medan Berharap Atlet Senam dan Panahan Lolos ke PON
Imam, Ariska dan Regina Borong Emas Senam Porkot Medan 2015
HUT I Porpi Zamrud Adakan Adakan Senam Massal dan Bakti Sosial
komentar
beritaTerbaru
hit tracker