Kamis, 11 Juni 2026

Kota Medan Strategis Untuk Pembinaan Karate

Minggu, 11 Januari 2015 23:39 WIB
Kota Medan Strategis Untuk Pembinaan Karate
Muscab Forki Medan. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Forki Medan harus mampu menjadi barometer pembinaan karate di Sumatera Utara (Sumut). Pasalnya, Kota Medan memiliki arti sangat strategis dalam pembinaan olahraga beladiri.

Dengan demikian sangat diperlukan kembali menghidupkan kepengurusan Forki Kota Medan yang setahun lamanya kepengurusannya vakum, dengan tidak melaksanakan musyawarah cabang (Muscab).

Hal itu disampaikan Ketua Umum Pengprov Forki Sumut Rahmat Shah ketika membuka Muscab Forki Kota Medan di Hotel Asean, Medan, Ahad (11/1/2015).

Muscab tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Umum Pengprov Forki Sumut Umar Zunaidi Hasibuan, Kabid Organisasi KONI Kota Medan Daniel Mozard beserta pengurus lainnya.

Dalam muscab tersebut terpilih secara aklamasi Asrul Benny Harahap untuk memimpin Forki Kota Medan Periode 2015-2019 yang didukung 14 pengcab perguruan karate se-Kota Medan dari 19 pengcab perguruan karate yang ada.

Untuk itu, kepengurusan Forki Kota Medan untuk empat tahun ke depan telah aktif dalam melaksanakan tugas dalam membina karateka-karateka di Kota Medan yang selama setahun ini berjalan tanpa induk.

Lebih lanjut Rahmat Shah menyampaikan, dilaksanakannya muscab ini merupakan amanat AD/ART bahwa pengurus cabang wajib melaksanakan musyawarah setelah berakhirnya masa bakti periodesasi selama empat tahun, sebagaimana yang diatur juga dalam anggaran dasar Forki BAB X pasal 24. Tugas muscab antara lain untuk menetapkan garis-garis besar program kerja Forki cabang.

"Dengan demikian saya tegaskan jika ada muscab setelah muscab ini, itu adalah muscab ilegal. Tentunya muscab tersebut tidaklah sah tanpa ada restu dari Pengprov Forki Sumut. Saya harap kepada peserta muscab yang hadir pada hari ini, tetap dalam pendiriannya dan bersatu dengan kebersamaan untuk memajukan olahraga karate di Kota Medan khususnya," sebut Rahmat.

Rahmat Shah juga menegaskan, Pengprov Forki Sumut sudah memiliki toleransi tinggi dalam setahun ini yang kepengurusan Forki Kota Medan berjalan tanpa kepengurusan yang sah.

"Dengan demikian saya tegaskan dengan muscab ini tidak ada lagi pihak manapun untuk menggelar muscab Forki lainnya, karena yang menjadi korban itu nantinya atlet sendiri melalui kesalahan yang diperbuat oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan dirinya Pengcab Forki Kota Medan," ungkap Rahmat Shah. (BS-030)

Tags
beritaTerkait
Palti Tetap Gelar Muscab Forki Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker