Rabu, 23 September 2026

Penderita Jantung Koroner di Sumut Meningkat

Minggu, 24 April 2016 21:20 WIB
Penderita Jantung Koroner di Sumut Meningkat
Beritasumut/Ilustrasi
Penyakit jantung koroner
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Penderita Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Sumatera Utara (Sumut) makin meningkat.PJK merupakan penyakit pembunuh nomor 1 di dunia.Di RSUP H Adam Malik, setiap harinya sebanyak 70-100 orang melakukan rawat jalan karena penyakit tersebut.

Dokter spesialis penyakit jantung dr Refli Hasan SpPD SpJP(K) mengungkapkan, saat ini jumlah penderitanya di Sumut sudah semakin banyak. "Jadi kasusnya sudah semakin banyak, begitupun yang berobat di rumah sakit lain. Sebab itu sudah menjadi penyakit terbanyak sekarang," ujarnya usai Talk Show bertema Berdenyut Sampai Usia Lanjut, akhir pekan kemarin.

Refli menjelaskan, penyabab dari PJK ini ialah dikarenakan terjadinya perubahan pola hidup, yakni pola makan serta berkurangnya aktifitas fisik. Ia menerangkan, dahulunya orang banyak mengkonsumsi sayuran, namun saat ini masyarakat umumnya banyak yang memakan fast food (makanan siap saji).

"Makanan itu tidak sehat. Karena menyebabkan penumpukan lemak dipembuluh darah, sehingga membuat penyumbatan pembuluh darah. Kalau penyumbatannya hebat, itu lah yang menyebabkan serangan jantung, jika terjadi dipembuluh darah jantung, dan jika dipembuluh darah otak bisa menyebabkan stroke," jelasnya.

Kekurangan aktifitas fisik seperti berolahraga menjadi faktor penyebab selanjutnya.Apalagi ditambah pola makan yang tidak sehat itulah yang membuat PJK menyerang."Gerak tubuh tidak ada, keseharian hanya di depan komputer.Mau makan pun makanan tinggal pesan dan datang sendiri," ujarnya.

Untuk gejala PJK ini, kata Refli rasa sakit terjadi di dada sebelah kiri yang umum seperti ditusuk jarum. Rasa sakit itu dapat menyebar keleher, bahu kiri, lengan kiri, kadang juga rasa sakitnya seperti ditekan oleh beban berat, walaupun terkadang pula gejalanya tanpa rasa sakit, berupa hanya sesak.

"Usia penderitanya baru terjadi pada lelaki di atas 40 tahun dan wanita setelah monopause yakni 40-45 tahun. Untuk usia muda karena pola hidup ini PJK tidak terjadi. Tetapi karena narkoba, saya pernah menemukan pasien di usia 28 tahun, tetapi seluruh pembuluh darahnya sudah tersumbat," pungkasnya.(BS02)

Tags
beritaTerkait
Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal
IMM Desak Kapolda Sumut Mundur
Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan
Pasca Kerusuhan Tanjung Balai, Gubsu Imbau Perkuat Koordinasi Lintas Agama
komentar
beritaTerbaru
hit tracker