Kamis, 24 September 2026

Tak Hanya di Indonesia, Sel Punca Juga Jadi Harapan Pasien di Dunia

Sabtu, 16 April 2016 23:28 WIB
Tak Hanya di Indonesia, Sel Punca Juga Jadi Harapan Pasien di Dunia
Beritasumut/Ilustrasi
Stem Cell Technology
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Perkembangan teknologi sel punca atau 'stem cell technology' di dunia sangat cepat. Saat ini teknologi sel punca merupakan harapan bagi pasien di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Terapi sel punca mulai dikembangkan di dunia pada tahun 1996, dan Indonesia memulainya sekitar tahun 2007. Sel punca bisa dikembangkan dari embrio, tali pusat bayi baru lahir, jaringan sendiri (autologous) maupun orang lain (allogenic).

"Inilah mimpi masa depan. Saya bukan seorang dokter tapi saya selalu berpikir untuk meningkatkan kesejahteraan manusia, salah satunya dengan memperhatikan kesehatannya," ucap Menteri Nasir yang didampingi Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Muhamad Dimyati pada kunjungan kerja ke UPT Teknologi Kedokteran Sel Punca RSCM-FKUI Gedung CMU lantai 5, pertengahan pekan kemarin seperti dilansir dari ristekdikti.go.id.

Menurut Menristekdikti Nasir, dirinya mendapatkan informasi mengenai pengembangan teknologi sel punca dari Dekan Fakultas Kedokteran UI, Ratna Sitompul, Ketua Program Penelitian Sel Punca Ismail, serta Direktur RSCM Heriawan Soejono.

Stem cell adalah inovasi teknologi yang sangat maju, namun aplikasi teknologi ini untuk masyarakat dengan cepat perlu didukung. Perlu dikaji faktor-faktor yang menyebabkan diseminasi teknologi ke masyarakat masih lambat."Apakah ada masalah pada regulasi penerapan teknologi sel punca?" ujar Nasir.

Jika ada masalah regulasi, Menristekdikti akan segera mengkoordinasikannya dengan Menteri Kesehatan. "Mana regulasi ataupun peraturan yang harus diperbaiki, maka akan segara kita pelajari, diskusikan, dan dicarikan solusinya," ujar Menteri Nasir.(BS02)

Tags
beritaTerkait
RSUP H Adam Malik Belum Temukan Pasien Parkinsonis Terinfeksi HIV
Rugikan Pasien, RS Swasta yang Lakukan Transfusi Darah Harus Ditertibkan
Jumat Besok, Rumah Sakit USU Gelar Pemeriksaan EKG Gratis
BPJS Kesehatan Gelar Goes To School di SMP Budi Murni I Medan
Diabetes Mellitus, Penyakit Paling Banyak Ditangani RSUD dr Pirngadi Medan
Empat Poliklinik RSU FL Tobing Buka Pelayanan Sore Hari
komentar
beritaTerbaru
hit tracker