Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus menyelidiki kasus dugaan korupsi dana bantuan daerah bawahan (BDB) yang terjadi di Provinsi Sumut. Tidak tertutup kemungkinan sejumlah kepala daerah akan dipanggil untuk dimintai keterangan.
"Pokoknya siapa pun yang dikatakan ada indikasi terlibat akan kita mintai keterangan," tegas Jaksa Agung Prasetyo di Medan, Kamis (4/6/2015).
Dia yakin jajaran kejaksaan sudah tahu apa yang harus dilakukan dalam menangani kasus dugaan korupsi itu.
"Bahwa itu (kasus dugaan korupsi BDB) sekarang ditangani Kejaksaan Agung, ya kita akan lanjutkan terus," ucapnya.
Menurut Prasetyo, mereka membutuhkan waktu dalam melakukan penyelidikan. Sebab, proses rekonstruksi sebuah kasus tidak semudah membalik telapak tangan.
Dia mengatakan, kejaksaan harus lebih hati-hati menetapkan seseorang sebagai tersangka. Mereka harus yakin betul bahwa penyelidikannya sudah benar-benar lengkap untuk ditingkatkan ke penyidikan.
"Kita tidak akan terburu-buru. Kita tidak akan tergesa-gesa, sampai kita yakin betul, di-back up dan didukung dengan alat bukti yang kuat. Jadi dengan demikian, kalau kita sudah menetapkan seseorang sebagai tersangka, kita tidak akan ragu-ragu lagi. Kita tidak akan khawatir digugat praperadilan. Itu yang menjadi PR kita sekarang," tandasnya.
Dalam penyelidikan dugaan korupsi BDB ini, sejumlah sekda kabupaten dan kota di Sumut dikabarkan sudah diperiksa di kantor Kejati Sumut. Pemeriksaan dilakukan tim dari Kejagung. (BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar