Kamis, 29 Oktober 2026

Jenazah Petugas Pajak yang Dibunuh Disambut Histeris Keluarga dan Kerabat

Rabu, 13 April 2016 15:27 WIB
Jenazah Petugas Pajak yang Dibunuh Disambut Histeris Keluarga dan Kerabat
beritasumut.com/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Jenazah petugas Kantor Pajak Pratama (KPP) Sibolga, Prado Toga Fransriano Siahaan, yang tewas dibunuh pemilik gudang getah di Kota Gunung Sitoli, tiba di rumah duka Komplek Perumahan Pertamina Medan Blok III NomorĀ  4, Jalan Air Bersih, Kecamatan Medan Kota, Rabu (13/04/2016).

Jasad korban diterbangkan dari Kota Gunung Sitoli, Kepulauan Nias, Sumut, tadi pagi ke Bandara Kualanamu dan langsung dijemput oleh keluarganya.

Puluhan keluarga yang menjemput kedatangan jenazah terlihat meratap histeris. Mereka tak terima korban tewas dibunuh oleh Agusman Lahagu alias Ama Tety (45), saat sedang bertugas menagih pajak. "Pembunuhan ini harus diusut tuntas, jangan sampai polisi berpihak kepada pelaku. Dia (pelaku) harus dihukum mati," teriak keluarga korban sambil meratap.

Tante korban, Putri, berharap petugas kepolisian jangan sampai main-main mengusut kasus pembunuhan tersebut. "Polisi terlihat takut mengusut kasus ini. Kami akan melapor ke Presiden Jokowi bila kasus ini tak diungkap dengan setuntas-tuntasnya," ujarnya

Sebelumnya, Prado dan rekannya Sozanolo Lase, tenaga honorer KP2KP Gunungsitoli, tewas dibunuh oleh Ama Tety saat menagih pajak sebesar Rp 14,7 miliar. Usai membunuh, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polres Nias.(BS04)

Tags
beritaTerkait
Polisi Bekuk Pelaku Tunggal Pembunuh Mahasiswa UMA di Patumbak Dijerat Pasal Berlapis dan Berat
Pelaku Pembunuhan Sadis yang Mayatnya Dibuang ke Sumur di Tanjung Selamat Terancam Hukuman Mati
Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski
Tiga Terdakwa Pembunuhan Wartawan Dituntut Hukuman Mati
LBH Medan Desak Pomdam I/BB Tetapkan Koptu HB Sebagai Tersangka
Koptu HB Tidak Hadir, Majelis Hakim Tunda Sidang Kasus Wartawan Rico Sempurna Pasaribu
komentar
beritaTerbaru
hit tracker