Rabu, 28 Oktober 2026

Ayah Siswi yang Melawan Polantas Meninggal Dunia

Kamis, 07 April 2016 20:10 WIB
Ayah Siswi yang Melawan Polantas Meninggal Dunia
Beritasumut/BS04
Sonya Depari dkk saat ditilang polisi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Ayah kandung Sonya Depari, siswi SMA di salah satu sekolah di Medan yang melawan dan memaki petugas saat ditertibkan Polantas Medan di Jalan Sudirman Medan meninggal dunia.Diduga ayah Sonya meninggal karena syok setelah mendengar kabar putrinya tersebut.Jenazah Makmur Depari, orang tua kandung Sonya sekarang ini masih berada di Rumah Sakit Mitra sejati Medan.

Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto membenarkan berita tersebut. Menurutnya, ayah Sonya yang saat ditilang mengaku anak jenderal itu telah meninggal dunia. "Meninggal dunia saat mendengar ulah anaknya yang memaki petugas saat mau ditilang di jalan Sudirman. Sony Depari yang mengaku anak Arman Depari sebenarnya hanya sebagai keponaannya," terang Kapolresta Medan Kombes Mardias Kusin Dwihananto, Kamis (07/04/2016).

Seperti diketahui, pada Rabu (06/04/2016) kemarin, bersama dengan teman-temannya, Sonya melakukan konvoi dengan menggunakan mobil usai mengikuti Ujian Nasional (UN). Saat melewati Jalan Sudirman, mobil Sonya ditilang oleh pihak kepolisian. Bukannya patuh, Sonya malah melawan petugas dan mengaku sebagai anak jenderal.

Akibat kejadian itu, Arman pun mengkonfirmasi dan meminta maaf atas apa yang disampaikan Sonya Depari. Arman sendiri menegaskan, dia melakukan pengecekan pada video tentang Sonya yang tersebar, dan setelah dicek memang keluarganya.(BS04)

Tags
beritaTerkait
SSB Tunas Muda Medan Raih Juara II dan III Al Academy Cup
Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung, Polrestabes Medan Tangkap Enam Orang
Sarang Narkoba di Medan Sunggal Digerebek, 11 Paket Sabu dan Ganja Disita
Perkuat Budaya Hidup Sehat, HiLo Gelar Olahraga Bersama Komunitas Lari di Medan
Kabut Asap Selimuti Medan, Pertamina Sumbagut Bagikan 2.200 Masker
Polisi Tembak Dua Spesialis Curanmor
komentar
beritaTerbaru
hit tracker