Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Ganjaran setimpal harus dirasakan M Nur Siregar (30) dan Raja Inal Siregar (29) warga Jalan Pelajar, Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.
Kedua penjambret ini babak belur dihajar massa karena kedapatan menjambret kalung emas seberat 3 gram milik Sumanti (28) warga Jalan Tangguk Bongkar I, Mandala By Pass, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Ahad (15/6/2014) malam.
Tak hanya dihajar massa, tersangka Raja Inal Siregar juga dihadiahi sebutir timah panas di betis kirinya, karena saat diamankan oleh personil Polsek Percut Seituan di lokasi kejadian di Pajak Pekong, Jalan Mandala By Pass, mencoba melawan dan mengancam petugas dengan senjata tajam.
Selanjutnya, Raja Inal pun dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna mengeluarkan peluru yang bersarang dibetisnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat korban bersama ibunya Deliana Koto (50) mengendarai sepeda motor hendak membeli buah semangka.
Saat berada di Pasar Pekong, Jalan Mandala By Pass, korban dipepet kedua tersangka yang mengendarai sepeda motor Satria FU BK BK 5741 OT dan langsung merampas kalung korban.
Korban yang tak mau kalungnya diambil lalu mengejar kedua tersangka sembari berteriak. Teriakan korban yang cukup ampuh didengar oleh warga dan pengendara yang melintas di jalan tersebut.
Tak ayal kedua tersangka yang mencoba kabur pun ditangkap oleh warga. Warga yang kesal melancarkan pukulan bertubi-tubi ke kedua tersangka.
Beruntung, petugas Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi itu langsung turun ke lokasi kejadian dan mengamankan keduanya. Saat diamankan polisi Raja Inal melakukan perlawanan dan mengancam petugas. Akibatnya, Raja Inal pun dihadiahi timah panas polisi.
Tersangka M Nur saat diwawancarai mengaku nekat menjambret untuk biaya hidup sehari-hari dan biaya berobat. "Kedua orang tuaku udah gak ada. Aku menjambret buat biaya hidup sehari-hari dan biaya berobat karena aku mengidap penyakit HIV," katanya.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka.
"Keduanya sudah diamankan dan seorang tersangka terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melakukan perlawanan. Saat ini keduanya masih kita lakukan pemeriksaan," ujarnya.
(BS-031)
Tags
beritaTerkait
komentar