Sabtu, 31 Oktober 2026

Polresta Medan Gerebek Lokasi Pengoplosan Tabung Gas

Rabu, 11 September 2013 16:05 WIB
Polresta Medan Gerebek Lokasi Pengoplosan Tabung Gas
Google
Ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Sat Reskrim Polresta Medan melakukan penggrebekan terhadap lokasi pengoplosan tabung gas di Jalan Melati, Medan Polonia, Selasa (10/9/2013) sore. Dari lokasi, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti.

"Tersangka yang kita amankan Wisma alias Apoy (40) dan Ledi (karyawan) dari lokasi," kata Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Jean Calvijn Simanjuntak SIK MH didampingi Kanit Ekonomi Sat Reskrim Polresta Medan AKP Bambang Hardi SH dan Panit Ekonomi Sat Reskrim Polresta Medan Ipda Oscar SIK di lokasi.

Turut diamankan, 64 segel tabung gas berwarna putih, 5 segel tabung gas plastik, 11 tutup karet berwarna merah, 2 tabung gas ukuran 12 kg, 2 tabung gas ukuran 3 kg, 1 tang kakak tua, 2 selang tabung gas, 2 besi kuningan penyambung oplos dan 2 obeng.

"Tersangka mengoplos tabung gas subsidi ukuran 3 kg ke tabung gas non subsidi ukuran 12 kg," jelasnya.

Calvijn mengaku, tersangka dalam sehari mampu mengoplos tabung gas sebanyak 150 buah dalam seharinya. "Tersangka sudah mengoperasikan usahanya selama 10 bulan," bebernya.

Dikatakannya, pihaknya  masih melakukan pemeriksaan sampai saat ini dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. "Tersangka dijerat dengan Pasal 55 subs Pasal 55 UU RI No 22 Tahun 2001 dan Pasal 62 UU RI No 8 Tahun 1999 dengan ancaman hukuman penjara minimal 6 tahun penjara," pungkasnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Narkoba Senilai Rp 6 Miliar Dimusnahkan Polresta Medan
Polresta Medan Lakukan Pemetaan Lokasi Rawan Begal
Tim Anti Begal Harus Mampu Meredam Aksi Kejahatan di Kota Medan
Karaoke Star G Digerebek, Sat Narkoba Polresta Medan Temukan 16 Butir Ekstasi
Lakukan Penipuan ke Nasabah, Staf Koperasi Bina Mitra Mandiri Diamankan Polisi
Operas GKN, Polresta Medan Amankan 19 Tersangka di 7 Lokasi Berbeda
komentar
beritaTerbaru
hit tracker