Kamis, 08 Oktober 2026

Pisah Tetangga Berkelahi, Edy Syahputra Ditikam

Minggu, 10 Februari 2013 22:57 WIB
Pisah Tetangga Berkelahi, Edy Syahputra Ditikam
Mberngap Ginting
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Lubuk Pakam, (beritasumut.com) – Alunan suara gamelan yang mengiringi langkah para pemain Jaran Kepang (Kuda Kepang) di acara sunatan yang digelar warga Jalan Pembangunan I, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, sontak terhenti. Puluhan warga yang terkonsentrasi pada acara atraksi hiburan tradisional tersebut berhamburan menyelamatkan diri.

Pasalnya tidak jauh dari lokasi acara Jaran Kepang, dua pemuda yaitu Edy Syahputra (21) dan Zulham (18) warga Jalan Pembangunan, Desa Sekip, terkapar bersimbah darah. Keduanya korban penikaman belasan pemuda dari Gang Buntu, Dusun Sederhana, Desa Sekip yang secara tiba-tiba menyerang Zulham dan empat temannya yang sedang asyik menonton hiburan tradisional Jaran Kepang.

Kepala Desa Sekip Jumianto kepada wartawan, Ahad (10/02/2013) menjelaskan, peristiwa penikaman yang menyebabkan jatuhnya dua korban, terjadi pada saat salah seorang warganya yang melaksanakan hajatan pesta sunatan dengan acara hiburan Jaran Kepang pada Kamis (07/02/2013) malam sekira pukul 23.35 WIB. 

Dari dua korban penikaman yang dilakukan kelompok Harry Cs, saat ini yang kondisinya kritis adalah Edy Syahputra. Korban yang merupakan Satpam PT Trans Sumatera Agung, Medan, terpaksa menjalani operasi besar, sebab senjata tajam yang ditusukkan salah sorang dari kelompok Harry Cs mengenai ususnya.

Bambang Suprapto (45) didampingi istrinya Farida (39) menuturkan, saat peristiwa perkelahian tersebut terjadi, Edy Syahputra sedang duduk-duduk tidak jauh dari lokasi hiburan Jaran Kepang. Mendengar adanya perkelahian antara Zulham dengan kelompok Harry Cs warga Dusun Sempurna Gang Buntu Desa Sekip, Edy Syahputra bergegas menuju tempat keributan dengan maksud memisah perkelahian itu.

Saat itulah Edy Syahputra melihat Zulham sedang dikeroyok kelompok Harry Cs. Kemudian korban berupaya melerai perkelahian itu. Namun di antara belasan kelompok Harry Cs ada yang membawa senjata tajam. Saat perkelahian terjadi salah seorang pelaku dari kelompok Harry Cs menusukkan senjata tajamnya ke bahu belakang kiri Zulham. Akibat tusukan senjata tajam tersebut, Zulham sempoyongan lantas terjatuh.

Sedangkan Edy Syahputra yang berupaya menolong Zulham juga tidak luput dari serangan senjata tajam yang mengenai bagian perut korban. Sebelum menikam Edy Syahputra, pelaku sempat berteriak, “Sok pahlawan kau, kutikam kau dulu baru damai,” ucap pelaku yang ditirukan Bambang Suprapto.

Dengan bersimbah darah, kedua korban malam itu juga dilarikan warga ke RSUD Deli Serdang di Jalan Thamrin, Lubuk Pakam. Zulham menjalani perawatan di rumah sakit milik Pemkab DS itu, sedangkan Edy Syahputra, karena kondisi lukanya serius, pihak medis berniat merujuknya ke RSU H Adam Malik, Medan. Namun hasil kesepakatan keluarga, akhirnya Edy Syahputra dirujuk ke RSU Grand Medistra, Lubuk Pakam.

Namun sejak masuk rumah sakit Grand Medistra, korban yang sudah kritis tidak mendapat pelayanan yang memuaskan dari pihak medis Grand Medistra. Karena khawatir kondisi anak pertama dari empat bersaudara tersebut semakin memburuk, pihak keluarga pada Sabtu (09/02/2013) pagi membawa Edy Syahputra ke RSU Melati, Perbaungan, Serdang Bedagai. 

Selanjutnya korban langsung ditangani pihak medis RSU Melati. Korban pun menjalani operasi. Saat itulah diketahui usus besar korban terkena tusukan senjata tajam. Menurut pihak medis, jika terlambat ditolong nyawa korban tidak dapat diselamatkan, sebab gumpalan darah bekas luka tusukan itu membusuk di dalam usus. Hal ini diketahui pihak keluarga saat pihak medis berhasil mengoperasi usus korban sembari memperlihatkan gumpalan darah yang membusuk.

Peristiwa penikaman tersebut telah dilaporkan pihak keluarga Zulham ke Mapolsek Lubuk Pakam, seperti yang disebutkan Simon (65) orang tua Zulham dengan bukti surat laporan Nomor STPL/…/II/2013/Res DS/Sek Lbk Pakam. Yang menjadi pertanyaan keluarga korban tidak tertulis nomor bukti laporan pengaduan.

Pihak keluarga korban meminta petugas Polsek Lubuk Pakam agar secepatnya meringkus para pelaku dan tidak ada istilah penangguhan terhadap kelompok Harry Cs.

Kapolsek Lubuk Pakam AKP M Ikhwan saat dikonfirmasi, Ahad (10/02/2013) membenarkan peristiwa penikaman tersebut dan pihaknya telah mengamankan seorang dari kelompok Harry Cs. (BS-028)

Tags
beritaTerkait
Tikam Istri Hingga Tewas, Suami Sekarat Diamuk Warga
Terkait Pedagang yang Dijadikan Tersangka, Korban dan Pelaku Berdamai
Cekcok Dengan Teman Prianya, Wanita ini Ditikam di Rumahnya
Ditikam OTK di Jalan Bogor, Ayen Dibawa ke RS Columbia Asia
Tikam Wendi dengan Pecahan Keramik, Silali Ditangkap Tim Pegasus Polsek Patumbak
Dimarahi karena Tidak Puasa, ASS Tikam Ibu Kandungnya
komentar
beritaTerbaru
hit tracker