Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Walikota Medan Dzulmi Eldin berencana menghadirkan tempat pementasan seni yang dilengkapi dengan jajanan aneka kuliner tradisional khas Kota Medan. Diharapkan tempat itu nantinya akan menjadi ikon, sekaligus menarik perhatian dan minta wisatawan lokal dan mancanegara untuk mengunjungi Ibukota Provinsi Sumatera Utara.
Rencana itu disampaikan Walikota ketika menerima Panitia Musyawarah Masyarakat Kesenian Medan di Balaikota Medan, Rabu (23/3/2016). Untuk mewujudkan hal itu, Eldin minta dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat, terutama seluruh penggiat seni yang ada di Kota Medan.
Menurut Walikota, rencana itu terkait keinginannya untuk menghidupkan kembali Kota Medan. Apalagi sampai saat ini belum ada tempat khusus di Kota Medan yang menyuguhkan pertunjukan kesenian tradisional. Dengan kehadiaran tempat tersebut, Eldin pun berharap warga bisa menikmatinya.
"Selain menikmati kesenian dari 14 etnis yang menghuni Kota Medan, warga juga dapat merasakan kelezatan aneka kuliner khas dan tradisional Kota Medan. Kita harapkan kehadiran tempat ini menjadi ikon Kota Medan," kata Walikota.
Ketika disinggung lokasinya, Eldin mengatakan tengah membidik RSU Tembakau Deli di Jalan Putri Hijau. Selain bangunan bersejarah, lokasinya juga sangat strategis sehingga mudah dijangkau warga. Mantan Wakil Walikota dan Sekda Kota Medan ini pun optimistis jika kesenian tradisional akan kembali menggeliat di Kota Medan.
"Apabila sudah teralisasi, kita akan membuka kesempatan kepada sanggar-sanggar kesenian untuk mengisinya. Kita akan menggilir masing-masing etnis menampilkan tarian maupun kesenian tradisonalnya masing-masing. Apakah itu tiap hari, seminggu sekali ataupun sebulan sekali. Yang penting masyarakat bisa menikmatinya sambil menyantap aneka kuliner khas Kota Medan," ungkapnya.
Selanjutnya Eldin mengapresiasi dan mendukung penuh rencana digelarnya Musyawarah Masyarakat Kesenian Medan di Hotel Dharmadeli, Medan, Sabtu (26/3/2016). Apalagi tujuan musyawarah ini digelar untuk membentuk kepengurusan Dewan Kesenian Medan (DKM). Diharapkannya, kehadiran DKM ini dapat menjadi wadah berkumpulnya para penggiat seni maupun seniman yang ada di Kota Medan.
"Saya bangga dengan kehadiran DKM. Semoga kehadirannya nanti bisa mempersatukan seluruh seniman yang ada di kota tercinta ini. Selanjutya DKM dapat bekerja dan menggali seni dan budaya di Kota Medan. Di samping itu kita berharap seluruh seniman bersatu dan kompak. Jika pun ada masalah, mari kita musyawarahkan," pesannya.
Choking Susilo Sakeh selaku Majelis Kesenian Medan didampingi Ketua Panitia Musyawarah Masyarakat Kesenian Medan Rianto Aghly SH beserta unsur kepanitian lainnya menjelaskan, kedatangan mereka untuk mengundang Walikota hadir sekaligus membuka Panitia Musyawarah Masyarakat Kesenian Medan.
Selain membuka musyawarah, Choking dan Rianto berharap agar Walikota memberikan kata bimbingan. Usai pembukaan sekitar pukul 09.00 WIB, musyawarah akan dilakukan sampai pukul 18.00 WIB. Setelah itu dilanjutkan dengan pertunjukan kesenian pada malam hari sekaligus penutupan.
"Jadi kami berharap Pak Wali bisa membuka sekaligus menutup musyawarah ini," ungkap Choking.
(BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar