CitraLand Tanjung Morawa Wujudkan Kepedulian Sosial Melalui Program Bedah Rumah
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita
Panyabungan, (beritasumut.com)
Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Mandailing Natal juga berdampak pada harga karet di Madina. Harga karet turun mencapai Rp9.000 per kilogram dari sebelumnya Rp12.000 per kg.
Akibat anjloknya harga karet di Madina membuat petani menjerit. Seperti yang dirasakan Abdul Kholik (34), salah seorang petani Karet di Panyabungan Timur.
Baca Juga:
Abdul Kholik mengatakan, saat ini keluarganya sudah mulai dililit utang akibat kebutuhan keluarga tidak terpenuhi lagi dari penghasilan menyadap karet setiap minggunya.
Selain harga karet yang anjlok, hasil sadapan juga menurun secara drastis akibat curah hujan di Madina yang cukup tinggi saat ini.
Baca Juga:
“Biasanya kalau harga karet di atas Rp10.000 kita masih mendapat setoran Rp400.000 per minggu. Namun akibat harga karet di bawah Rp10.000 perkilogramnya ditambah hasil sadapan yang menurun, kita hanya mendapat bagi hasil dari penyadap karet tersebut Rp250.000 per minggu,†ujarnya.
Setoran tersebut tidak mencukupi bagi Abdul Kholik karena anak-anaknya punya kebutuhan transportasi setiap hari, belum lagi sudah ada anaknya yang duduk di perguruan tinggi.
Jamaluddin Lubis warga Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang, mengeluhkan hal yang saama. Akibat tingginya curah hujan, cuma satu sampai dua hari dalam seminggu yang bisa melakukan aktivitas menyadap getah karet. Selebihnya berdiam diri di rumah.
“Penghasilan yang boleh berhenti dan berkurang, akan tetapi pengeluaran tidak bisa berhenti, hanya saja dikurangi seminimal mungkin. Jika kondisi harga dan cuaca seperti ini masih terus berlangsung dalam satu dua bulan ini, kemungkinan besar kondisi keuangan keluarga kita akan carut marut. Kalau saat ini masih bisa mengutang di kedai untuk kebutuhan pokok. Akan tetapi kalau terus menerus itu tidak mungkin,†sebutnya.
Sementara Rusli salah seorang penampung karet di wilayah Mandailing Godang mengakui harga karet saat ini sedang turun. Anjloknya harga karet tidak hanya terjadi di Madina, melainkan secara global.
“Kualitas karet di musim hujan kadarnya rendah sehingga harga jualnya juga rendah. Kita tidak ada mempermainkan harga apalagi harga karet sudah bisa dipantau seluruh warga melalui Papan Informasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pasar, Koperasi dan UKM,†sebutnya. (BS-026)
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita
beritasumut.comKomandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Serti
Peristiwa
Putri Saraswati Dewi memohon dan berharap pihak Polrestabes Medan membebaskan suaminya (Roberto) yang saat ini masih ditahan. Ia menyatakan
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama dengan Mogilev Branch of the Belarusian Chamber o
Ekonomi
beritasumut.comTransisi energi bukan sekedar peralihan dari sumber energi fosil menjadi ramah lingkungan. Sistemnya harus berkelanjutan dan
Peristiwa
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa
Suasana di depan Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mendadak tegang. Massa aksi Dewan Peduli Negri kali ini yang dipimpin oleh K
Peristiwa
beritasumut.com Hening malam waktunya istirahat bagi setiap orang. Namun kondisi dinginnya malam menjadi teman yang mengiringi perjalanan p
Sosok
beritasumut.com Memenuhi tren kebutuhan ruang kerja modern yang mengutamakan keseimbangan antara produktivitas dan kualitas hidup (worklif
Ekonomi
Australia U19 keluar sebagai juara Piala AFF U19 2026 setelah menaklukkan Thailand dengan skor 20 pada laga final di Stadion Utama Sumate
Berita