Jumat, 03 Juli 2026

Lelang Cabai Merah di Tarutung Hari Ini Resmi Dimulai

Jumat, 24 Juni 2016 23:38 WIB
Lelang Cabai Merah di Tarutung Hari Ini Resmi Dimulai
Beritasumut.com/Ist
Pasar lelang cabai merah
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Pasar lelang Taput yang dimulai di Siborongborong pada Maret 2016 yang lalu, menggiring petani ke arah penguatan nilai jual produk Cabai Merah di tingkat petani dan memperpendek waktu pengumpulan produk di kalangan pengumpul atau agen atau pembeli baik dalam daerah maupun luar daerah.

Tarutung sebagai ibukota Kabupaten Taput, memang bukan sentra pasar Taput, tetapi Tarutung dan beberapa kecamatan sekitar juga menjadi penghasil cabai merah, dengan panen raya sejak Oktober dan akan berakhir pada Januari tahun berikutnya dengan perkiraan produksi 100 ton per-minggu atau lebih kurang 1600 ton selama masa produksi.

Untuk melindungi para petani Cabai Merah di Kecamatan Tarutung, Kecamatan Siatasbarita, dan Kecamatan Sipoholon, juga didukung oleh Kecamatan Adiankoting dan 4 Kecamatan se-luat Pahae, pemanfaatan pasar lelang menjadi solusi. Dimulai sejak hari ini, Jumat (24/06/2016), Pasar Lelang di Tarutung dimulai, diawali dengan Pra-Lelang yang dilakukan oleh Kelompok Kerja (Pokja) Lelang Hasil Pertanian Taput.

Baca Juga:

Pra lelang melalui pasar lelang pertama ini melelang Cabai sebanyak 183 Kg berasal dari Tarutung, Siatasbarita, Sipoholon, dan Sipahutar, dengan harga dasar lelang Rp 20.000 dan berhasil dilelang dengan harga terendah Rp 22.100 dan harga tertinggi Rp 23.700.

Dilansir dari laman resmi taputkab.go.id, beberapa pedagang pengumpul Cabai Merah yang berdomisili di Tarutung, setelah proses lelang selesai mengajak Pokja berdiskusi terkait pelaksanaan lelang yang akan berlaku secara berkelanjutan di Tarutung.

Baca Juga:

"Kami mendukung sepenuhnya program Pemerintah Kabupaten Taput melaksanakan pasar lelang ini, tentunya ini untuk melindungi para petani Cabai Merah. Tetapi kami khawatir dengan nasib kami para pedagang pengumpul dan kemampuan Pemkab mengendalikan situasi pada masa puncak panen di Tarutung sekitarnya," ujar br Sitompul bersama rekannya marga Lumbantobing dan Hutabarat.

Kadis Pertanian dan Perkebunan Tonny Simangunsong, didampingi Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Rosdiana Manurung, Kakan Ketahanan Pangan Sofian Simanjuntak, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Panjaitan, dan Kabid Informatika Giotto Sormin selaku anggota Pokja menanggapi dan memahami pikiran, harapan, serta saran para pedagang pengumpul menggambarkan pentingnya pelaksanaan pasar lelang ini bagi Pemerintah Kabupaten Taput untuk melindungi petani Cabai dan sekaligus memberikan kemudahan bagi para pedagang, baik pedagang pengumpul maupun pedagang besar.

"Menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Taput untuk berjuang mengangkat ekonomi pelaku pertanian, khususnya petani Cabai Merah, perlahan tetapi pasti harus terlepas dari belenggu ketidak pastian pemasaran produk, keraguan harga jual, dan lebih jauh Pemkab ingin melepaskan para petani dari kungkungan tengkulak atau ijon," ungkap Kadis Pertanian dan Perkebunan Tonny Simangunsong.

Pasar lelang Tarutung ini dilakukan di pekan Tarutung bertempat di dalam mini market, sehingga seluruh peserta terlindung dari faktor cuaca panas dan hujan. Namun beberapa diantara yang hadir berharap, pelaksanaan pasar lelang ini dilakukan di area terbuka, dapat dilihat dan diikuti oleh banyak orang secara terbuka, sekaligus sebagai perlakuan promosi pasar lelang agar diketahui seluruh khalayak.(BS02)

Tags
beritaTerkait
Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal
Mentan Serahkan Alat Pertanian ke Tobasa, Samosir Taput dan Humbahas
Kepercayaan Petani Meningkat, Pasar Lelang Cabe Tarutung Melaju
Bupati Taput Berikan Bantuan Dana Pendidikan Kepada Mahasiswa Baru
Bupati Taput Serahkan Alsintan Kepada Poktan
Pemerintah Akan Tanam 7700 Pohon di Huta Ginjang Muara
komentar
beritaTerbaru
hit tracker