Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto akan menjadikan Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai proyek percontohan penggunaan aspal karet.Alasannya, pemerintah sedang gencar membangun infrastruktur jalan di daerah sentra produksi karet tersebut.
Menurut Panggah, penggunaan karet sebagai campuran aspal memang menaikkan ongkos produksi hingga 20 persen. Namun pemerintah dapat menghemat biaya perawatan hingga 40 persen. Hal itu telah dibuktikan oleh pemerintah Thailand.Ia menyebutkan Negeri Gajah Putih itu semula membangun jalan aspal karet sepanjang 500 meter sebagai proyek uji coba.
Hingga 10 tahun kemudian, kondisi jalan itu masih baik tanpa perawatan berarti. Kini Thailand mengembangkannya hingga 2.000 kilometer."Jalannya bagus dan awet," kata Panggah seperti dilansir dari situ resmi kemenperin.go.id..
Sementara itu, Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) mendukung pemanfaatan karet remah atau crumb rubber untuk pembangunan infrastruktur di dalam negeri."Ini akan menaikkan nilai bahan baku karet yang sedang turun," kata penasihat Gapkindo, Daud Husni Bastari.Menurutnya, dari 3,2 juta ton karet remah yang diproduksi industri dalam negeri, sekitar 2,6 juta ton masih diekspor.(BS02)
Tags
beritaTerkait
komentar