Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Komisi C DPRD Kota Medan menggelar sidak ke Pasar Induk, Kelurahan Laucih Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (26/1/2015).
Sidak yang dipimpin Ketua Komisi C Salman Alfarisi didampingi Wakil Ketua Godfried Effendi Lubis, Sekretaris Deni Maulana Lubis, Anggota Zulkifli Lubis, Boydo HK Panjaitan, Kuat Surbakti, Rajudin Sagala, T Eswin disambut Dirut PD Pasar Meda Benny Sihotang, Dirops Osman Manalu, Camat Medan Tuntungan, Lurah Laucih, Kepala Lingkungan dan lainnya.
Dalam sidak tersebut Anggota DPRD Medan meninjau situasi dan kondisi Pasar Induk menjelang dioperasionalkan pada Februari mendatang.
Ketua Komisi C Salman Alfarisi di sela-sela sidak mengutarakan pihaknya setelah melihat situasi dan kondisi pasar saat ini meminta Pemkot Medan segera melakukan pembenahan salah satunya menyangkut transportasi dari luar (Jalan Letjen Jamin Ginting) menuju lokasi pasar.
"Supaya Pasar Induk itu bisa segera dioperasionalkan diharapkan terminal angkutan di luar pasar segera diaktifkan supaya pasar ini hidup dan ramai. Soalnya pasar tersebut bukan hanya menampung pedagang grosir dan sub grosir saja tetapi juga eceran," katanya.
Terkait bangunan pasar yang tampak kurang perawatan, Penasihat Fraksi PKS DPRD Medan itu mengutarakan ke depannya dewan akan mengundang Pemkot Medan dan PD Pasar untuk mendorong dianggarakannya biaya perawatan bangunan maupun lainnya.
Sementara Wakil Ketua Komisi C Godfried Effendi Lubis mengutarakan keprihatinannya melihat kondisi Pasar Induk saat ini yang tampak kurang perawatan.
"Kami melihat kabel listrik masih bergelantungan hingga ke tanah. Ini berbahaya. Kami minta PD Pasar segera memanggil teknisi listrik untuk memperbaikinya," katanya seraya menyatakan sebelum beroperasi akses transportasi menuju Pasar Induk harus dibenahi agar pedagang dan masyarakat tidak kesulitan menjangkau lokasi.
Demikian juga masalah keamanan pasar, PD Pasar harus mempersiapkan pihak keamanan guna mengantisipasi aksi kejahatan yang akan mengganggu pedagang maupun pembeli menuju Pasar Induk.
Lebih lanjut Godfried mengutarakan pihaknya berharap agar pasar ini segera dioperasikan supaya tidak ada lagi kemacatan lalu lintas di Jalan Sutomo, Medan.
Sedangkan Zulkifli Lubis mengharapkan Pemkot Medan memindahkan sejumlah tiang listrik yang masih ada di badan jalan karena sangat membahayakan.
"Dikhawatirkan nantinya, para pengendara mobil atau sepeda motor yang umumnya melintas di lokasi pada malam hari tidak melihat tiang-tiang itu hingga terjadi kecelakaan," ujarnya.
Dirut PD Pasar Medan Benny Sihotang didampingi Dirops Osman Manalu mengutarakan pihaknya sudah mengajukan ke Pemkot Medan untuk mulai mengoperasikan Pasar Induk pada pekan ketiga Februari mendatang.
"Sebab saat ini sejumlah fasilitas penunjang baik instalasi listrik maupun air sudah siap," ujarnya sembarai mengutarakan Pasar Induk nantinya akan mampu menampung sekitar 2 ribu pedagang grosir, subgrosir maupun eceran.
Dalam kesempatan itu, Benny juga mengutarakan Pasar Induk ini merupakan milik Pemkot Medan yang pengelolaannya diserahkan ke PD Pasar dengan sistem sewa.
"Sebesar 10 persen dari biaya sewa tempat oleh pedagang diserahkan ke Pemkot Medan," katanya.
Terkait pengamanan lokasi, PD Pasar Medan telah menggelar MoU dengan Yonkav 6/Serbu dan Satbrimob Polda Sumatera Utara guna melakukan pengamanan lokasi.
Terkait relokasi pedagang, pihaknya jauh-jauh hari pihaknya sudah melakukan pendataan pedagang dan menyurati sekaligus mensosialisiasikan rencana relokasi pedagang Jalan Sutomo, Seram dan sekitarnya. PD Pasar juga telah membuka pendaftaran bagi pedagang yang akan berjualan di Pasar Induk.
"Kita tinggal menunggu kebijakan Pemkot Medan," pungkasnya.
(BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar