Minggu, 10 Mei 2026

BBM Naik, Nasi dan Kopi Ikut Naik

Selasa, 18 November 2014 22:11 WIB
BBM Naik, Nasi dan Kopi Ikut Naik
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Kenaikan harga bakar bakar minyak (BBM) yang dilakukan Pemerintahan Jokowi-JK membuat harga berbagai kebutuhan di Kota Medan ikut naik. Bahkan, pengelola rumah makan juga ikut menaikkan harga.

Ajo (45) seorang pengelola rumah makan di Pasar Petisah, Medan mengaku terpaksa menaikkan harga setiap porsi makanan yang dijualnya.

"Kalau biasanya nasi pakai telur Rp8.000, sekarang sudah Rp10.000 per porsi. Kalau pakai ikan yang biasanya Rp10.000 menjadi Rp12.000 per porsi," ujarnya.

Ia mengaku terpaksa menaikkan harga makanan karena harga kebutuhan pokok naik pasca kenaikan harga BBM.

"Lihatlah harga cabai sudah naik, sayuran juuga naik dan lainnya.  Inikan BBM naik, pasti yang lain juga ikut naik. Mau tidak mau kita juga ikut naikkan harga jual," katanya.

Hal senada dikatakan Imah (40) pemilik warung kopi di tempat yang sama. Ia mengaku terpaksa menaikkan harga menu diwarungnya akibat kenaikan harga BBM.

"Kopi dari Rp3.000 menjadi Rp4.000 per gelas. Indomie goreng dari Rp7.000 menjadi Rp8.000 per porsi," katanya.

Ia juga mengaku sangat keberatan dengan kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintahan Jokowi-JK.

"Naik semuanya, bagaimana kami mau berjualan lagi," jelasnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Gubernur Sumut Buka Rakor dan Evaluasi Pengembangan Geopark Nasional Kaldera Toba
Regulasi Perlindungan Anak Harus Dipahami Secara Utuh
Menko Rizal Ramli Janji Akan Perhatikan Aspirasi Kepada Daerah se-Kepulauan Nias
Marselinus : Nias Tidak Tertinggal, Tapi Ditinggalkan dan Tak Diperhatikan
Ketum HIMNI Berharap Pemerintah Bantu Perpanjangan Landasan Bandara dan Jalan Nasional di Nias
Peringati HUT Bhayangkara ke-70, 18 Personil Polres Pematangsiantar Naik Pangkat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker