Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Tengku Erry Nuradi berharap Universitas Sumatera Utara (USU) mencetak pengusaha (entrepreneur) muda guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan.
Salah satu upaya merealisasikan hal itu adalah membekali mahasiswa dengan berbagai keahlian, tidak terkecuali merangkul seluruh elemen, baik industri, perusahaan, pelaku usaha dan pihak lainnya.
Harapan tersebut disampaikan Wagub Tengku Erry saat memberikan kuliah umum CEO Speaks dengan tema “Development of Creative Economy Based of Technology” di Aula Fakultas Teknik USU, kampus USU, Medan, Sabtu (18/10/2014) kemarin.
Hadir pada acara itu Pembantu Rektor IV USU Ningrum Natasya Sirait, Staf Ahli Gubernur Sumut Bidang Ekonomi SDA dan Keuangan Riadil Akhir Lubis, Presiden Direktur PT Indosat Alexander Rusli, Head of Sales Nothern Sumatera Area PT Indosat Wulang Prabowo Edhi, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut Ivan Iskandar Batubara, Ketua Umum Badan Pimpinan Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumut Akbar Himawan Buchari serta mahasiswa dan anggota HIPMI PT Sumut. Sedangkan Iskandarini berperan sebagai moderator kuliah umum.
Dalam kesempatan tersebut, Erry menegaskan Indonesia sangat membutuhkan entrepreneur baru guna mendukung percepatan dunia usaha. Berdasarkan data yang ada, pertumbuhan pengusaha muda Indonesia masih sangat rendah dibandingkan beberapa negara lain di ASEAN.
“Pertumbuhan wirasusaha di Indonesia masih di bawah 2 persen. Sedang Singapura telah melebihi 7 persen. Untuk itu, USU sebagai lembaga penyelenggara pendidikan, diharapkan mampu mencetak entrepreneur muda yang siap menghadapi tuntutan globalisasi di masa mendatang,” harap Erry.
Erry menyadari, ilmu yang diberikan di bangku kuliah tidak cukup sebagai bekal bagi mahasiswa untuk menjadi entrepreneur. Butuh pembekalan keilmuan lebih dari itu. Salah satunya adalah dengan menggelar seminar, pelatihan bahkan praktik kerja lapangan yang berkaitan dengan pembekalan kewirausahaan.
“Untuk mencetak mahasiswa siap pakai dan mampu berdikari, tentu tidak mudah. Pelajaran yang diperoleh di bangku kuliah tidak cukup. USU harus memiliki strategi lebih dalam menyiapkan SDM yang tangguh dan berdayaguna,” saran Erry.
Menurut Erry, sejak dini, USU juga layaknya mendidik mahasiswa untuk membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak, baik itu industri, pelaku usaha dan lain sebagainya. Tujuannya untuk melatih mahasiswa mengembangkan keahlian sekaligus mempraktikkan disiplin ilmu yang dimilikinya.
“Jaringan atau nerworks adalah kekayaan yang tidak dimiliki semua orang. Mahasiswa sejak dini harus memiliki keahlian dalam membangun jaringan. Jaringan itu sangat bermanfaat dalam mengembangkan usaha nantinya,” sebut Erry.
Tidak lupa Erry memberikan motifasi kepada mahasiswa USU untuk terus belajar dan bekerja keras mewujudkan impian. Status sarjana, bukan jaminan untuk mendapatkan kehidupan yang layak dimasa mendatang.
“Titel sarjana yang diperoleh dari kampus, nantinya hanya sebagai legalitas semata. Keahlian dan kemampuan tiap orang akan menjadi penentu, apakah dia mampu bersaing atau hanya menjadi penonton dalam pergulatan dunia dan tuntutan jaman,” seru Erry.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sendiri sangat mendukung kegiatan pelatihan dan seminar seperti CEO Speaks. Setidaknya, kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk menjadi entrepreneur yang berhasil di masa mendatang.
“Intinya, mari kita gerakkan semua elemen untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara. Jika Sumatera Utara bangkit, tentu akan mempengaruhi kekuatan ekonomi nasional,” harap Erry.
(BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar