Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
beritasumut.com- Suasana penuh khidmat menyelimuti Vihara Cahaya Menara Abadi di Medan pada Minggu (5/10/2025). Ratusan umat Buddha berkumpul untuk memperingati hari ulang tahun Tay Seng Hudco, salah satu perayaan penting dalam tradisi Buddhis yang melambangkan rasa syukur atas berkah dan kesejahteraan bumi.
Kehadiran Ketua Walubi (Perwakilan Umat Buddha Indonesia) Kota Medan, Arman Chandra turut menambah makna perayaan tersebut. Beliau memimpin jalannya ibadah dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sarat nilai spiritual sekaligus sosial.
Rangkaian Ibadah dan Kegiatan Sosial
Baca Juga:
Perayaan ulang tahun Tay Seng Hudco di Vihara Cahaya Menara Abadi tidak hanya diisi dengan prosesi ibadah, tetapi juga kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar.
Rangkaian acara dimulai dengan doa bersama dan pelimpahan jasa (Pattidana) yang diikuti secara khusyuk oleh para umat. Acara kemudian ditutup dengan kegiatan pembagian sembako kepada warga yang membutuhkan di lingkungan sekitar vihara.
Baca Juga:
Pesan Ketua Walubi Medan
Dalam keterangannya seusai acara, Ketua Walubi Medan, Arman Chandra menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang menggabungkan aspek spiritual dan sosial tersebut.
"Kami sangat mengapresiasi Vihara Cahaya Menara Abadi yang telah menyelenggarakan perayaan ulang tahun Tay Seng Hudco dengan semangat kebersamaan dan kepedulian," ujar Ketua Walubi Medan.
Beliau juga menyoroti makna penting dari setiap kegiatan yang dilakukan.
Tentang Doa Bersama dan Pelimpahan Jasa:
"Kegiatan doa bersama dan pelimpahan jasa adalah inti dari perayaan ini. Ia mengingatkan kita untuk selalu mendoakan kesejahteraan semua makhluk dan melatih diri dalam kebajikan. Ini merupakan bentuk praktik Dhamma yang sangat baik," jelasnya.
Tentang Pembagian Sembako:
"Pelaksanaan pembagian sembako menunjukkan bahwa ajaran Buddha selalu relevan dengan kehidupan sosial. Ini adalah wujud nyata dari metta (cinta kasih) dan karuna (belas kasih), di mana umat Buddha ikut meringankan beban sesama tanpa memandang suku maupun agama. Kegiatan sosial seperti ini harus terus digalakkan," tambahnya.
Harapan untuk Vihara Lain di Medan
Menutup keterangannya, Arman Chandraberharap perayaan serupa dapat menjadi inspirasi bagi vihara-vihara lain di Kota Medan.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi vihara lain untuk terus memadukan kegiatan spiritual dengan aksi nyata kepedulian sosial. Dengan demikian, nilai-nilai Dhamma dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," ujarnya.
Perayaan ulang tahun Tay Seng Hudco di Vihara Cahaya Menara Abadi pun berakhir dengan suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur, mencerminkan semangat dana (kedermawanan) dan metta yang menjadi dasar kehidupan umat Buddha.
Tags
beritaTerkait
komentar