Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap SE MSi akan terus berupaya untuk mewujudkan visi misinya 'Satu Tekad Bersama Rakyat Menuju Sejahtera 2020, Labuhanbatu Semakin Hebat Lebih Berdaya 2025' melalui berbagai program pembangunan dan salah satunya adalah tentang pengembangan potensi wisata di Kabupaten Labuhanbatu.
Untuk mewujudkan niat dan programnya itu, Pangonal bersama Kepala Bappeda Drs H Muhammad Ridwan Rambe MSi, Kepala Balitbang Hobol Zulkifli Rangkuti SSos, Plt. Kaban Pendapatan Tomy Harahap MAP, Kabid Perencanaan Sosial Budaya dan Pemerintahan Hamamuddin Siregar dan Kabid Pariwisata Disporabudpar Azriani melakukan audensi terkait pengembangan potensi wisata di Kabupaten Labuhanbatu ke Kementerian Pariwisata RI yang diterima Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata RI di Jakarta.
"Kita ingin menjadikan pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah yang pada akhirnya nanti di sektor pariwisata ini dapat lebih memajukan taraf hidup masyarakat, karena melalui pariwisata ini akan semakin terbukanya lapangan kerja dan lapangan usaha," ujar Pangonal dilansir dari laman labuhanbatukab.go.id, Minggu (11/03/2018).
Pangonal juga menjelaskan bahwa sektor pariwisata ini merupakan program kerja Pemkab Labuhanbatu yang harus dicapai seoptimal mungkin, karena sudah ditetapkan dalam 10 program kerja atau Dasa Karya yang dijanjikan kepada masyarakat pada saat Pemilukada Labuhanbatu.
Sementara itu, Kepala Bappeda Labuhanbatu Drs Muhammad Ridwan di hadapan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata RI Dadang Rizki Ratman dan timnya secara mendetail memaparkan potensi dan objek wisata di Kabupaten Labuhanbatu.Objek wisata yang diusulkan untuk mendapatkan dukungan dari Kementerian Pariwisata RI yaitu ada 8 tempat, seperti Pemandian Alam Aek Pala, Air Terjun Linggahara, Pulau Sikantan, Aek Sirao-rao, Tugu Juang 45, Sampuran, Alam Bandar Kumbul (Bumi Perkemahan), Pantai Indah Alam Lestari (Pantai Kahona).
Petunjuk sementara yang diperoleh dari kunjungan/audensi ini, bahwa pihak Kementerian Pariwisata dapat memfasilitasi usulan potensi wisata daerah Labuhanbatu sesuai form atau ketentuan yang harus disajikan dan selanjutnya akan dibawakan pembiayaannya kedalam Dana Alikasi Khusus (DAK) baik fisik maupun non fisik, kemudian Pemkab Labuhanbatu segera membentuk Tim Percepatan Pariwisata Kabupaten Labuhanbatu yang diketuai oleh Sekdakab, Wakil Ketua Kepala Bappeda, Sekretaris Disporabudpar, Anggota Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Tim percepatan pembangunan pariwisata inilah nantinya akan melakukan kajian lebih mendalam lagi terkait rencana-rencana perwujudan destinasi pariwisata dan pemasaran pariwisata di Kabupaten Labuhanbatu.(BS02)
Tags
beritaTerkait
komentar