Kamis, 30 April 2026

Berlaku di Binjai, Odong-Odong Hanya Boleh di Pinggiran Kota

Jumat, 04 November 2016 10:41 WIB
Berlaku di Binjai, Odong-Odong Hanya Boleh di Pinggiran Kota
beritasumut.com/BS08
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Maraknya transportasi wisata untuk anak-anak seperti odong-odong yang berkeliling jalan raya di kota Binjai, patut dipertanyakan ke dinas terkait.

Pasalnya, transportasi wisata yang banyak digemari anak-anak di Kota Binjai, kini sudah memasuki ke jalan jalan inti Kota Binjai. Apalagi selama ini belum ada tindakan nyata dari dinas terkait untuk menertibkannya.

Seperti yang disampaikan oleh Eka, warga Binjai yang pernah membawa anaknya keliling Kota Binjai, dengan menaiki odong-odong tersebut.

"Gimana kalau terbalik, apa ada asuransinya. Kita lihat sendiri kalau penumpangnya banyak, sementara motor penggeraknya cuma sepeda motor," ucap Eka.

Menyikapi hal tersebut, beritasumut.com mencoba konfirmasi dengan Kabag Humas Pemko Binjai Hendrik Tambunan. Menurutnya, permasalahan odong-odong di Kota Binjai, sebelumnya sudah pernah dibahas oleh Pemerintah Kota Binjai.

"Sebelumnya sudah pernah kita bahas, dalam pembahasan tersebut kita instruksikan bagi pengusaha odong-odong untuk tidak melakukan operasi di tengah Kota," ucap Hendrik Tambunan, saat ditemui beritasumut.com di ruangannya, Jumat (04/11/2016).

Ditambahkan Hendrik Tambunan, dalam pembahasan tersebut, pihaknya juga meinstruksikan pengusaha odong-odong untuk beroperasi di pinggiran Kota Binjai saja.

"Kita sarankan untuk beroperasi di pinggiran kota saja, itupun dengan kecepatan yang rendah. Juga odong-odong yang dipergunakan harus safety untuk konsumen yang banyak didominasi anak-anak," tambahnya.

Banyaknya odong-odong yang selama ini banyak bermunculan saat tengah malam di Kota Binjai, memang menjadi hiburan bagi anak-anak di Kota binjai. Dengan lampu dan musik serta dekorasi unik dari odong-odong tersebut, anak-anak sangat tertarik untuk menaikinya. Namun di balik menariknya odong-odong tersebut, faktor keselamatan penumpangnya juga harus diperhatikan.

"Kita berharap kepada orang tua untuk lebih berhati-hati saat menaiki odong-odong. Kalau memang melanggar aturan lalu lintas, wajib untuk ditindak," pungkas Hendrik Tambunan.(BS08)

Tags
beritaTerkait
Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata
Lima Titik Jalur Wisata Alami Peningkatan Volume Kendaraan
Polda Sumut Optimalkan Pengamanan Jalur Wisata Libur Lebaran 2025
Bupati Langkat Syah Afandin Dukung Putra Putri Langkat Promosikan Budaya dan Wisata
Pemko Berharap Raker IV PHRI Sumut Lahirkan Progam Kolaboratif Wujudkan Medan Kota Ramah Wisata
Jalan Sengaja Dirusaki Oknum Pemuda Setempat, Warga dan Pengunjung Destinasi Wisata Pamah View Protes
komentar
beritaTerbaru
hit tracker