Minggu, 26 April 2026

Presiden Berharap Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba Jadi Agenda Tahunan

Minggu, 21 Agustus 2016 21:50 WIB
Presiden Berharap Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba Jadi Agenda Tahunan
BERITASUMUT.COM/BS03
n RI Joko Widodo beserta Gubernur Sumatera Utara hadir pada karnaval dan pesta rakyat yang bertajuk Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) di Parapat, Kabupaten Simalungun dan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Minggu (21/08/2016).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Presiden RI Joko Widodo beserta Gubernur Sumatera Utara hadir pada karnaval dan pesta rakyat yang bertajuk Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) di Parapat, Kabupaten Simalungun dan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Minggu (21/08/2016). 
 
Presiden RI Joko Widodo berharap kegiatan Karnaval Kemerdekaan menjadi agenda tahunan. Karnaval diikuti peserta dari 26 Provinsi, 26 Kabupaten dan Kota, serta dihadiri sejumlah menteri, serta para Bupati dari 7 Kabupaten di kawasan Danau Toba. Jokowi berharap Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba berlanjut menjadi agenda rutin di Sumatera Utara. Dari parade yang ditampilkan, katanya, terlihat perbedaan yang menggambarkan kesatuan dan persatuan.
 
"Ada Batak Simalungun, Toba, PakPak, Mandailing, Karo dan Angkola   Itulah perbedan yang menyatukan kita. Saya senang sekali. Pada hari ini semua masyarakat memakai ulos, tali," kata Presiden di depan ribuan warga yang hadir di Karnaval.
 
Menurut Presiden, kalau ini terus dipelihara, maka terlihatlah karakter bangsa, identitas bangsa. Karnaval dimulai dengan ditandai pemukulan gondang yang bersama-sama dihitung oleh masyarakat dengan menggunakan bahasa daerah. Saat itu Presiden dan Gubsu mengenakan ulos Ragidup Sirara yang biasa diperuntukkan bagi kaum bapak atau pribadi yang terhormat atau para raja. Sedangkan ibu negara beserta Ny Evi Diana Erry Nuradi mengenakan ulos Tum-Tumon. Motif ulos ini sudah mulai langka dan digunakan kaum ibu. Panggung pelepasan dimeriahkan dengan pertunjukan tari lima puak dari lima sub etnik batak.
 
Kemudian dimulai dengan penampilan tari Tortor Somba. Tarian ini menyambut kedatangan presiden di panggung start karnaval. Tak hanya itu, tari 5 serangkai yang menunjukkan 5 suku batak dan 9 tari cawan, serta iringan 700 wanita berpakaian adat mengiringi kedatangan Presiden RI Joko Widodo dan rombongan. Karnaval turut dimeriahkan oleh musisi Batak seperti 300 pemain suling, pesilat, 112 penari cawan.
 
Karnaval melibatkan tak kurang 20.000 orang yang terdiri dari peserta karnaval, undangan dan penonton yang akan melewai enam panggung etnis. Iringan karnaval juga menampilkan ulos sepanjang 500 meter yang sudah memeroleh penghargaan dari MURI sebagai ulos terpanjang yang akan dibawakan 244 kepala desa.Usai melihat berbagai parade yang ditampilkan, Presiden dan rombongan kemudian menaiki mobil hias dengan melintasi jalan berjarak 3,5 km.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Dishub Sumut Sebut 29 Kapal Laik Berlayar
Pj Sekdaprov Sumut Saksikan Penandatanganan Kerja Sama dan Kesepahaman Toba Caldera UGG
Dokumen Geopark Kaldera Toba Siap Diserahkan ke UNESCO
Kukuhkan Lima Anggota Badan Pengelola Toba Kaldera, Pj Sekdaprov Sumut Ingatkan Target Pertama Green Card
Ajak PKK Sumsel ke Danau Toba, PKK Sumut Harapkan Promosikan Keindahannya
Jasmiin Ypraus Bersaing Ketat dengan Juara Bertahan di Aquabike Jetski World Championship 2024
komentar
beritaTerbaru
hit tracker