Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Jaringan Mahasiswa Nusantara Sumatera Utara (Jaminsu) melaporkan Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Rifai Bakri Tanjung ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut, Rabu (09/05/2018). Jaminsu menduga ada oknum di belakang Bakri Tanjung.
Koordinator Jaminsu, Bobby irawan mengatakan, pihaknya meminta kepada Bawaslu agar serius menyikapi dan menyelidiki kejadian yang melakukan dan telah merusak citra Aparatur Sipil Negara (ASN) karena tidak netral. Bobby menduga bahwa kejadian intervensi dan intimidasi yang dilakukan Rifai Bakri Tanjung tersebut adalah sebuah tindakan yang sudah terorganisir dan tersistematis dengan sangat baik.
Bobby menjelaskan, ada timbul kekhawatiran bahwa ada oknum dibelakang Rifai Bakri Tanjung yang mengatur permainan ini sehingga dia berani dan dengan leluasa melakukan intervensi dan intimidasi kepada para Unit Pelaksana Tugas (UPT) dan Kepala sekolah se-kabupaten Batubara untuk memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur serta Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati tertentu.
Lanjut Bobby, sejalan dengan hal itu kami juga mendesak Gubernur Sumut agar mengambil tindakan tegas dengan mencopot saudara Rifai Bakri Tanjung dari jabatannya setelah pelanggaran yang dilakukannya terbukti benar. "Demokrasi ini harus dikawal dari tindakan seperti ini, beliaukan seorang pendidik harusnya memberikan pendidikan yang baik ke publik bukan malah mempertontonkan hal yang melanggar aturan yang tertuang dalam PP 53 2010 point 13 tentang displin ASN," pungkas Bobby seraya menambahkan jika pihaknya akan mengawal kasus ini sampai selesai demi menyelamatkan demokrasi yang telah dikangkangi.(BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar