Minggu, 26 April 2026

Syafii Efendi: Karakter Menjadi Pembeda Kesuksesan

Selasa, 22 November 2016 11:12 WIB
Syafii Efendi: Karakter Menjadi Pembeda Kesuksesan
beritasumut.com/BS08
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Untuk meraih kesuksesan di usia muda, maka seseorang dituntut untuk bisa mengubah sikap, perilaku, dan mental. Sebab hal utama yang membedakan orang sukses dan tidak, ialah karakternya.

Demikian diungkapkan Syafii Efendi, Trainer dan Motivator Termuda di Indonesia, saat mengisi Seminar Motivasi Nasional 2016 tentang Pendidikan dan Kewirausahaan, di Tomuria Hall Binjai, Selasa (22/11/2016).

"Di dunia ini, hanya ada tiga tipe manusia. Masing-masing, orang yang nggak sukses-sukses, orang yang suksesnya sementara, dan orang yang sukses untuk seterusnya," kata Syafii.

"Namun perlu kita ketahui, yang membedakan ketiga tipe manusia ini hanyalah karakternya," seru motivator berusia 25 tahun itu, di hadapan lebih dari seribu peserta seminar.

Menurut pria yang kini menjabat sebagai CEO PT Safii Efendi Management itu, merubah karakter dalam meraih kesuksesan harus diawali dari niat dan keyakinan untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Dalam hal ini, salah satu upaya merubah karakter diri untuk meraih kesuksesan ialah dengan memperbanyak ilmu dan pengalaman, serta keseriusan untuk mengubah mental dan kepribadian.

"Jangan menyalahkan orang lain, lingkungan, dan keluarga, jika kita mengalami sebuah kegagalan. Tetapi salahkanlah diri kita sendiri, karena tidak mampu mengalahkan rasa takut dan frustasi dari kegagalan itu," tegasnya.

Syafii juga menyebut beberapa alasan dan pertimbangan wajib bagi seseorang, untuk bisa merubah karakter dirinya demi meraih kesuksesan

Hal itu meliputi, semakin meningkatnya persaingan ekonomi, semakin menyempitnya lapangan kerja, penurunan nilai mata uang, tuntutan sukses dari keluarga, pertambahan usia, dan upaya membahagiakan orang lain.

Meski begitu, dia menganggap upaya seseorang merubah karater diri dalam meraih kesuksesan, sebagian besar baru bisa terealisasi ketika mereka memasuki usia lanjut.

"Kesuksesan memang tidak bisa didapat secara instan. Butuh proses. Namun bukan berarti orang muda, tidak bisa sukses. Sebab orang muda itu sebenarnya punya energi dan potensi besar, terutama dalam bernovasi," ucapnya.

Sayangnya, menurut Syafii, sebagian besar generasi muda bangsa Indonesia, kurang memiliki kreatifitas dan rasa percaya diri tinggi dalam meraih kesuksesan, terutama dalam mengembangkan potensi diri dan sumber daya yang ada.

Sebab, ada lebih dari 74,5 juta jiwa penduduk Indonesia masih berstatus pengangguran, yang sebagian besarnya itu justru memiliki jenjang pendidikan SMA, SMK, Diploma III, dan Strata I.

"Kita prihatin. Sebab Indonesia ini negara kaya, namun penduduknya masih banyak yang miskin. Bahkan kita menjadi budak di negara sendiri, akibat ketergantungan yang besar terhadap negara lain," seru Syafii.

Guna mencegah hal tersebut, sekaligus memotivasi masyarakat Indonesia meraih sukses di usia muda, maka seseorang harus bisa menerapkan sembilan langkah pokok.

Pertama, seseorang harus berani bermimpi. Kedua, pahami diri dan temukan tujuan sukses. Ketiga, kalahkan nafsu dan kemalasan. Keempat, cari solusi masalah dan jadilah agen perubahan.

Kelima, aplikasikan hukum atraksi. Keenam, pahami hukum perbandingan. Ketujuh, latih jurus adaptasi. Kedelapan, perkuat komitmen, dan persisten untuk sukses.

Kedelapan, senantiasa berbakti kepada orangtua. Kesembilan, perlihara dan perkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.(BS08)

Tags
beritaTerkait
Raih Rekor Asia, Albert Masli Dapat Pujian dari Gubernur Sumut
Perguruan Tinggi Cendana Raih Peringkat 29 dari 264 Perguruan Tinggi di Sumut
Afiffudin Kalla, Terus Belajar Mewarnai Karirnya dari Staf Keuangan Menjadi Board of Director
Sebanyak 526 Peserta Hadiri Seminar Albert Masli, Motivator Termuda Indonesia
Mahasiswa Perguruan Tinggi Cendana Cetak Rekor MURI  Sebagai Motivator Termuda No 1 Indonesia
Tengku Erry Jadi Motivator Murid SD di Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker