Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
beritasumut.com- Pengurus IKLAB RAYA (Ikatan Keluarga Labuhanbatu Raya) melakukan audiensi dalam rangka silaturrahmi dengan Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti, SH, MKn di ruang kerjanya, Senin (3/3/2025).
Ketua DPRD Sumut yang berasal dari Labuhanbatu Utara (Labura) itu menyambut dengan senang hati dan gembira seraya mempersilahkan untuk menyampaikan maksud dan tujuan dari keluarganya sendiri dari Labuhanbatu Raya.
"Saya saat ini sudah milik Sumatera Utara, tapi saya adalah berasal dari Labuhanbatu, silahkan yang juga merupakan keluarga saya menyampaikan maksud dan tujuan, saya akan akan menanggapi dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya, untuk kebaikan dan kemajuan labuhabatu ke depannya sesuai dengan kemampuan yang ada pada saya," ujar Erni.
Baca Juga:
Ketua Iklab Raya, Rivai Nasution bersama pengurus lainnya, antara lain Prof Zainuddin, Dr Salman, Indra Saleh SH, Dr Iwan MHi, Drs HM Saleh Yusuf Nasution, Dalia Suhartono, Husni Lubis, Lilik Riady dan Zulkarnain Sitanggang, MA, EdiWardo menyampaikan kebahagian dan kebanggaan IKLAB Raya bahwa seorang putri Labuhanbatu menjadi Ketua DPRD Sumut yang juga sebagai Dewan Pembina IKLAB Raya.
Rivai mengungkapkan keberadaan IKLAB Sumut yang saat ini telah berusua 33 tahun sebagai wadah keluarga dari Labuhantu Selatan, Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara (Labura).
Baca Juga:
Dalam kiprahnya telah banyak berbuat meski disana dini ada kekurangan, namun terus berupaya berkomitmen untuk berbuat yang terbaik meneruskan apa yang dilakukan para pendiri IKLAB Raya yang saat ini telah memiki Masjid Iklab di Jalan Jamin Ginting, Medan Tuntungan, tepatnya di simpang RSU Adam Malik persis di depan Restauran Kenanga Medan.
"Setiap bulannya juga mengadakan pengajian berkumpul penuh kekeluargaan dan dalam waktu dekat ini akan mengadakan Berbuka Puasa Bersama tanggal 7 Maret 2025 di Kafe Stadion yang diisi dengan ceramah agama, kami harapkan buk Ketua DPRD Sumut bisa hadir," ujar Rivai seraya menyampaikan Iklab Raya juga memiliki Himpunan Mahasiswa Ikatan Keluarga Labuhanbatu Raya (HM Iklab Raya).
Diungkapkannya, selama 33 tahun berdiri, Iklab Raya telah banyak menorehkan catatan sejarah. Seperti yang monumental, yakni menggagas pemekaran Kabupaten Labuhanbatu menjadi tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan.
"Pemekaran tersebut kini telah terwujud. Jadi, bukan tidak mungkin iklab Raya bisa memprakarsai pembentukan Provinsi Sumatera Timur," ungkap Rivai.
Pemekaran dan Sekolah Unggulan
Selanjutnya Rivai menyampaikan ada dua hal yang menjadi harapan dan keinginan IKLAB RAYA saat ini, yakni terbentuknya Sumatera Timur dan berdirinya Sekolah Unggulan di Labuhanbatu Raya.
Terbentuknya Provinsi Sumatera Timur, Iklab Raya telah mendukung terwujudnya Provinsi Sumatera Timur. Pembentukan Provinsi Sumatera Timur tersebut dari segi potensi daerah serta persyaratan adminstrasi, sudah sangat layak dimekarkan.
"Secara geografis paling layak, karena memiliki pelabuhan/laut serta akses dekat dengan lapangan terbang. Dan secara kajian akademis juga sudah tidak diragukan lagi," jelas Riva'i.
Sementara Sekolah Unggulan berdiri di Labuhanbatu Raya juga sangat dibutuhkan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) anak-anak Labuhanbatu.
"Di Sumut ini telah ada beberapa Sekolah Unggulan, namun Labuhanbatu belum ada, Ibu Ketua DPRD Sumut bisalah kiranya memperhatikan dua yang menjadi obsesi IKLAB Raya itu," terang Rivai yang selanjutnya secara bergantian para pengurus IKLAB RAYA menyampaikan pemikirannya yang terlihat dicatat Ketua DPRD Sumut itu.
Atas gagasan, program dan harapan yang menjadi obsesi IKLAB Raya ke depan, Ketua DPRD Sumut itu mendapat masukan yang berharga baginya akan melakukan penjajakan lebih lanjut untuk kemajuan kampung bersama.
"Saya memang sudah miliknya bersama, tapi aslinya adalah miliknya Labuhantu Raya," ujarnya.
Terkait Pemekaran Sumatera Timur, putri Kharuddin Syah Sitorus yang juga dikenal sebagai Haji Buyung mantan Bupati Labura tersebut memastikan perlu pembahasan-pembahasan lebih dalam, mungkin ada pertemuan-pertemuan lebih lanjut, karena Protap beberapa hari lalu telah dipanggil Komisi II DPR RI, sebelumnya mereka telah datang menyampaikan harapan agar terwujud pemekaran tersebut.
"Kita juga tak mau ketinggalan, apalagi saya sebagai pimpinan di DPRD Sumut, bagaimana yang menjadi harapannya, bagaimana naskah akademiknya, nanti kita bahas bersama, banyak orangtua-orangtua saya di IKLAB RAYA ini bahkan ada yang profesor bisa kita lanjuti pembahasannya," kata Erni.
Sementara tentang Sekolah Unggulan, nanti akan diwujudkan, tapi dipelajari dulu bagaimana syarat-syaratnya, kalau memang kendalanya soal anggaran diambil anggaran untuk itu sedikit.Untuk itu, Erni berharap kepada pengurus IKLAB RAYA sering berkomunikasi.
"Jangan segan-segan kepada saya dan saya siap jika ada waktu menghadiri kegiatan-kegiatan IKLAB RAYA," ujarnya. (BS07/ril)
Tags
beritaTerkait
komentar