Minggu, 19 April 2026

Gubsu Terima DIPA dan TKDD 2019 dari Presiden Jokowi, Sumut dapat Alokasi Rp 43 Triliun Lebih

Selasa, 11 Desember 2018 20:45 WIB
Gubsu Terima DIPA dan TKDD 2019 dari Presiden Jokowi, Sumut dapat Alokasi Rp 43 Triliun Lebih
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2019, yang diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (11/12/2018).
 
Gubsu menerima DIPA 2019 dan Alokasi TKDD secara simbolis bersama 12 menteri/Pimpinan lembaga dan seluruh gubernur se Indonesia. DIPA dan TKDD APBN 2019 untuk Sumatera Utara (Sumut) totalnya Rp 43.352.757.959.000.Jumlah tersebut terdiri dari Dana Desa Rp 4.452.049.366.000, Dana Insentif Daerah Rp 136.623.285.000, Dana Alokasi Khusus Non Fisik Rp 8.003.482.489.000, Dana Alokasi Khusus Fisik Rp 3.613.215.270.000, Dana Alokasi Umum Rp 25.112.751.870.000, Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Rp 381.644.149.000 serta Dana Bagi Hasil Pajak Rp 1.652.991.530.000.
 
Diharapkan anggaran tersebut dapat mendorong percepatan pembangunan di Sumatera Utara (Sumut). Juga dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat."Ini harus riil, pastikan semuanya program berjalan dengan baik, ini harus betul-betul digunakan untuk masyarakat Sumatera Utara," ujar Gubsu, usai acara penyerahan DIPA APBN 2019 oleh Presiden Jokowi.
 
Pada kesempatan itu, Gubsu didampingi Kepala BPKAD Provsu Agus Tripriyono, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Ilyas Sitorus dan Kepala Perwakilan Daerah Provinsi Sumatera Utara  Affan Lubis.
 
Sebelumnya, Presiden Jokowi yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika menyerahkan DIPA dan Alokasi TKDD  menjelaskan, volume APBN di 2019 di sisi pendapatan meningkat 13,7%, dari Rp1937 triliun pada 2018 menjadi Rp2165,1 triliun di tahun 2019. Sedangkan di sisi  belanja, volume APBN tahun 2019 semakin besar lagi hingga mencapai Rp2.461,1 triliun atau naik 11 persen dari volume belanja tahun 2018 sebesar Rp2.217,2 triliun.
 
Dari keseluruhan belanja negara  tahun 2019, pada kesempatan itu  telah diserahkan DIPA kepada kementerian dan lembaga (K/L) yang nilainya mencapai Rp855,4 triliun, dan juga disampaikan Dana Transfer ke Daerah di 2019 sebesar Rp826,7 triliun kepada gubernur yang mewakili pemerintah pusat di daerah.
 
Presiden Jokowi menegaskan, bahwa belanja APBN harus fokus.  Jangan sampai APBN menguap begitu saja tanpa hasil, dan juga jangan habis hanya untuk rutinitas belanja birokrasi atau belanja operasional, tapi lupa mengukur dampaknya bagi kemanfaatan rakyat, kemanfaatan untuk masyarakat.
 
“Dari dulu sudah saya ingatkan harus money follow programme, jangan hanya dipakai untuk kanan kiri atas bawah tapi tujuannya tidak jelas dan tidak fokus. Di tahun 2019, belanja APBN, pertama pembangunan SDM, kedua peningkatan daya saing, ketiga untuk memperkuat ekspor dan investasi, dan keempat penguatan value of money,” pungkas Presiden.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi
Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program
Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan
Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem
Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal
komentar
beritaTerbaru
hit tracker