Kamis, 30 April 2026

Walikota Akui Banyak Reklame Liar di Kota Medan

Senin, 13 Agustus 2018 21:30 WIB
Walikota Akui Banyak Reklame Liar di Kota Medan
BERITASUMUT.COM/BS07
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, mengakui hingga kini masih banyak papan reklame di Medan yang berdiri tanpa izin. Bahkan ada reklame liar yang dibangun di zona terlarang. "Masih banyak sekali persoalan yang muncul dalam penyelengraan papan reklame di Medan," katan Eldin saat menyampaikan nota pengantar kepala daerah atas Ranperda Kota Medan tentang Penyelenggaraan Reklame melalui rapat paripurna DPRD Medan, di gedung dewan, Senin (13/08/2018).
 
Dia juga mengakui, dengan banyaknya papan reklame liar itu, Pemko Medan banyak mengalami kerugian. PAD dari sektor ini banyak mengalami kebocoran. Selain potensi pendapatan yang pupus, beroperasinya reklame liar juga membuat estetika Kota Medan menjadi rusak. Adapun rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung serta Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli dan Ihwan Ritonga. "Memang banyak reklame liar di Medan ini," kata Henry Jhon sesaat seusai paripurna.
 
Menurut dia, pihaknya akan mengebut pembahasan ranperda tersebut untuk kemudian disahkan menjadi perda sehingga Pemko Medan memiliki landasan hukum yang kuat untuk menata papan reklame. "Pada intinya kami ingin agar Medan lebih cantik dan potensi pendapatan dari sektor ini bisa lebih dimaksimalkan. Jadi negara tidak merugi," pungkasnya. (BS07)

Tags
beritaTerkait
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan
Walikota Medan Ingatkan Dinas PKPCKTR Soal Perencanaan dan Perawatan Aset
Apel Perdana Pasca Libur Idulfitri, Rico Waas Minta Jajaran Pemko Medan Langsung Bekerja Layani Masyarakat
Mudik Gratis Bareng Pemko Medan, Walikota Lepas 1.969 Pemudik ke 12 Kota Tujuan
Wakil Walikota Medan Resmi Berkantor di Rumah Sakit Pirngadi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker