Sabtu, 18 April 2026

Penurunan Angka Kemiskinan Melambat, Pemerintah Harus Lebih Agresif

Jumat, 27 Oktober 2017 14:00 WIB
Penurunan Angka Kemiskinan Melambat, Pemerintah Harus Lebih Agresif
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Anggota Komisi XI dari Fraksi PKS H Ecky Awal Mucharam meminta agar pemerintah memainkan politik anggaran yang lebih agresif untuk mengejar target penurunan angka kemiskinan. Hal ini disampaikan Ecky saat dimintai pendapatnya mengenai RAPBN 2018 di Kompleks DPR-RI Senayan, Jakarta, Rabu (25/10/2017).
 
“Data BPS menunjukan penduduk miskin pada Maret 2017 mencapai 10,64 persen; menurun sedikit dari September 2016 sebesar 10,7 persen. Namun secara jumlah, penduduk miskin pada Maret 2017 justru naik menjadi 27,77 juta dibandingkan September 2016 sebesar 27,76 juta. Selama periode September 2016 hingga Maret 2017, terjadi kenaikan penduduk miskin sekitar 6.900 orang," ujarnya.
 
Anggota DPR asal Jawa Barat ini menambahkan, realisasi angka kemiskinan masih jauh dari target pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Pada 2017, pemerintah menargetkan persentase penduduk miskin turun menjadi 7-8 persen dan pada akhir 2019 menjadi 6-8 persen.
 
"Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan menunjukkan peningkatan. Pada Maret 2017, Indeks Kedalaman Kemiskinan mencapai 1,83 naik dari 1,74 dari September 2016. Kondisi serupa juga terjadi pada Indeks Keparahan Kemiskinan di mana di perkotaan naik menjadi 0,31 dari 0,29 dan di perdesaan naik menjadi 0,67 dari 0,59,” ujar Ecky.
 
Melihat masih tingginya angka kemiskinan, lanjutnya, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus memaksimalkan peranan belanja sosial dan membuka akses-akses ekonomi untuk keluarga miskin secara lebih masif. Selain itu penting juga untuk menjaga daya beli, ini membutuhkan politik anggaran yang afirmatif kepada masyarakat kecil. "Jangan sampai ambisi untuk mengejar pembangunan infrastruktur mengorbankan anggaran di pos-pos tersebut,” pungkasnya.(rel)

Tags
beritaTerkait
Kolaborasi PT Hutama Karya dan Pemkab Langkat: Kick-Off Program Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
BPS: Kemiskinan di Sumut Turun Sepuluh Kali Lipat
Ketua Komisi VIII DPR RI Beri Apresiasi Berkat Penurunan Kemiskinan Ekstrem di Sumut
Percepat Penanganan Kemiskinan, Pj Gubernur Luncurkan Gerakan Kesetiakawanan Sosial Serentak se-Sumut
Pj Gubernur Tegaskan Komitmen Pemprov Sumut Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem
Tingkat Kemiskinan dan Pengangguran Terbuka di Medan Turun
komentar
beritaTerbaru
hit tracker