Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pasca perubahan struktur dan berganti nama lembaga Badan Pendidikan dan Pelatihan Sumatera Utara (Diklat Sumut) menjadi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), sesuai PP 18/2016 tentang Perangkat Daerah, tugas dan fungsinya menjadi bertambah.
Tidak hanya itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provsu Bonar Sirait juga mengatakan fasilitas ini sebagai 'Kampus Aparatur Sipil Negara (ASN)'.
"Fasilitas ini harus ditambah. Maka itu, untuk mendorong hal tersebut, kita telah memiliki program kerja di tahun 2017 ini. Diantaranya pembangunan gedung tambahan tingkat empat untuk asrama maupun tempat pelatihan. Selain itu, sarana dan prasarana, hingga program peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) termasuk Widyaswara yang bertugas mendidik atau melatih ASN. Saat ini kita memiliki sekitar 24 Widyaswara," papar Bonar, Kamis (26/01/2017).
Dikatakan Bonar untuk tahun ini pihaknya juga menggelar Diklat untuk calon-calon Kasek SMA, Diklat Pengawas, Diklat perencanaan, Diklat seperti teknis pengelolaan keuangan desa, pariwisata, bendahara, manajemen pemdes, pejabat pelaksana kegiatan , teknis pengadaan barang dan jasa, pengawas sekolah SMA, tata usaha keuangan, perencanaan serta pra jabatan untuk CPNS.
Menurutnya, beberapa indikator untuk menjadikan status BPSDM Sumut ke tingkat dua seperti fasilitas gedung yang rencananya akan didirikan bangunan tingkat empat termasuk sarana menginap bagi peserta diklat nantinya. Kemudian SDM Widyaswara yang bisa saja menggunakan tenaga dari luar Sumut sekaligus untuk belajar serta meningkatkan kompetensi pelatih yang ada naik kelas.
"Indikator lain yakni kegiatan kita setiap tahunnya, ada berapa angkatan yang bisa dilatih untuk satu pelatihan. Seperti tahun ini, Diklat kepemimpinan tingkat tiga ada 3 angkatan. Laporannya juga harus meningkat dan semua terdokumentasikan. Ini lah nanti yang akan masuk ke LAN (lembaga administrasi negara)," jelasnya.
Bonar berharap, dukungan seluruh instansi termasuk pemerintah kabupaten/kota agar menjadikan BPSDM Sumut sebagai 'Kampus ASN' untuk melatih mental aparatur lebih baik lagi. Sebagaimana instruktur Gubernur Sumut HT Erry Nuradi untuk peningkatan kualitas kinerja jajarannya.
"Ya, tahun ini harus bisa naik tingkatan kita. Kalau tidak ya bisa dicabut nanti. Supaya nanti, dari kabupaten/kota tidak perlu lagi ikut Diklat di luar Sumut," pungkasnya. (BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar