Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-BPBD Kota Sibolga menyelenggarakan sosialisasi pencegahan dan pengurangan resiko bencana di kelurahan se-Kota Sibolga, di Mako Lanal Sibolga, Senin (21/11/2016) kemarin.
“Ketangguhan suatu daerah menghadapi bencana dapat diwujudkan melalui peningkatan daya antisipasi, daya pengurangan resiko, daya adaptasi dan daya lenting terhadap bencana yang terjadi, dan sosialisasi ini merupakan salah satu upaya untuk mencapainya,” ujar Walikota Sibolga diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Ir Basar Sibarani seperti dilansir dari laman resmi sibolgakota.go.id.
Basar menambahkan, tindakan pencegahan dan pengurangan resiko menjadi upaya menyeluruh dan proaktif yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan dengan fungsi dan peran yang saling melengkapi, dan juga dibutuhkan peran serta dalam pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan bencana."Karena hal tersebut merupakan bagian dari proses pembangunan sehingga mewujudkan ketahanan," sambungnya.
Basar menekankan, prinsip dari pengurangan resiko yaitu bencana boleh terjadi, namun dampak dari bencana tersebut harus dapat diminimalisir. Oleh karena itu diperlukan koordinasi yang baik antar elemen masyarakat dan kelurahan dengan instansi terkait agar terjadi keterpaduan dalam penanganan bencana."Kegiatan ini sangat strategis karena dapat menjadikan masyarakat Kota Sibolga siap menyambut suatu tantangan baru, di mana kelurahan dipersiapkan secara dini untuk siaga dan kemudian secara bertahap menjadi tangguh bencana," jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Sibolga diwakili Sekretaris Budi MD Sibuea SSos menyampaikan, berbagai kendala yang sering di hadapi saat penanganan bencana yang terjadi di antaranya karena sistem informasi yang tidak memadai, data yang tidak akurat dan koordinasi yang kurang sehingga antar elemen masyarakat tidak terjadi keterpaduan dalam penanganan becana.
"Kegiatan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur kelurahan se-Kota Sibolga dalam mengurangi resiko bencana dan juga untuk meningkatkan pemahaman dan kemitraan yang sinergis antara aparat kelurahan, masyarakat dan BPBD Kota Sibolga dalam pengurangan resiko bencana yang terjadi di Kota Sibolga," pungkas Budi.(BS02)
Tags
beritaTerkait
komentar