Jumat, 24 April 2026

FKDM Sumut: Massa Aksi Demo Bela Islam Jangan Terprovokasi Isu Lain

Senin, 21 November 2016 18:30 WIB
FKDM Sumut: Massa Aksi Demo Bela Islam Jangan Terprovokasi Isu Lain
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Bendera Indonesia
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kolonel TNI (Purn) Nurdin Sulistyo, meminta masyarakat tidak melakukan tindakan anarkis dan jangan sampai terprovokasi dengan isu lain, pada aksi unjuk rasa Bela Islam Jilid III, yang direncanakan pada 25 November dan 2 Desember 2016 nanti.
 
Nurdin juga meminta masyarakat untuk mengawal proses hukum kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur Non Aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok. "Kan dia (Ahok) sudah tersangka. Saat unjuk rasa nanti jangan sampai terprovokasi. Kita mengawal saja agar penegak hukum bisa bekerja lebih baik lagi," kata Nurdin saat dihubungi via seluler, Senin (21/11/2016).
 
Selain itu, Nurdin juga meminta agar para pengunjuk rasa tetap kondusif saat melakukan unjuk rasa demi Sumatera Utara. "Unjuk rasa itu kan diatur undang-undang. Jadi sah-sah saja kalau berunjuk rasa. Tapi harus diingat, pengunjuk rasa harus tetap mematuhi peraturan," tegasnya. 
 
Dia pun mengimbau agar seluruh masyarakat tetap menjaga keutuhan NKRI. Jangan sampai masyarakat terpecah belah dengan isu ataupun wacana yang akan memecah belah keutuhan bangsa. "Harapan saya, masyarakat tetap bisa menjunjung persatuan bangsa. Mari sama-sama kita doakan, agar penegak hukum bisa bekerja maksimal," jelasnya.
 
Sementara itu, terkait pemberian kesempatan pada penegak hukum untuk menangani kasus dugaan penistaan agama uang yang dilakukan Ahok, juga disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, pada Kamis (17/11/2016), seperti dilansir oleh website resmi NU. (http://www.nu.or.id/post/read/73004/PBNU-Kalau-Masih-Ada-Demo-Berarti-Tak-Ada-Lagi-Niat-Bela-Al-Quran)
 
"Saat ini, proses hukum sedang berlangsung. Maka dari itu, kalau masih ada demo, berarti sudah tidak ada lagi niatan membela Islam atau membela Al-Qur’an,” jelas Kiai Said.
 
Kepada seluruh Nahdliyin, PBNU mengimbau agar tidak melakukan aksi unjuk rasa terkait persoalan Ahok ini. "Karena lebih dari persoalan tersebut, Indonesia saat ini tengah menghadapi agenda besar terkait konstelasi global. Diantaranya krisis ekonomi, persebaran narkoba yang makin memprihatinkan, ancaman terorisme global, dan permasalahan-permasalahan penting lain di depan mata," pungkasnya. (BS03)

Tags
beritaTerkait
KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut
Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi
Peringati HUT ke-29, Pertamina Sumbagut Gelar Nuzulul Qur’an dan Santuni Anak Yatim
Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program
komentar
beritaTerbaru
hit tracker