Senin, 27 April 2026

Gubsu Ajak Masyarakat Tanjungbalai Rajut Lagi Persaudaraan

Sabtu, 29 Oktober 2016 16:30 WIB
Gubsu Ajak Masyarakat Tanjungbalai Rajut Lagi Persaudaraan
BERITASUMUT.COM/BS03
Gubsu Ajak Masyarakat Tanjungbalai Rajut Lagi Persaudaraan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H T Erry Nuradi mengajak masyarakat Tanjungbalai untuk bersatu membangun Kota Tanjungbalai tanpa harus memandang agama dan suku. Harapannya agar rasa kebersamaan dan persaudaraan antar sesama yang telah tercoreng  oleh ulah segelintir orang dapat terajut kembali.
 
Hal ini dikatakan Erry di hadapan warga masyarakat Kota Tanjungbalai, saat memimpin apel Bakti Sosial TNI, Polri dan Pemerintah Daerah di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Kota Tanjungbalai, Sabtu (29/10/2016).  
 
Hadir dalam kesempatan itu, Kapolda Sumut Irjen Dr H Rycko Amelza Dahniel, Panglima Kodam l Bukit Barisan Mayjen Lodewyk Pusung, Lantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Roberth Wolter Tappangan SH, Pangkosek Hanudnas III, Walikota Tanjungbalai Mhd Syahrial SH MH, Kepala BNN, Wakapolda, serta mewakili Kajati Sumut dan ratusan warga.
 
Dikatakan Erry, masyarakat Kota Tanjungbalai harus berusaha menunjukkan sikap toleran. Apa yang sudah terjadi harus menjadi pelajaran berharga dengan bersama-sama menciptakan kerukuanan dan kedamaian.
 
“Mari kita bergandengan tangan bersama bersatu membangun Kota Tanjungbalai. Masyarakat Kota Tanjungbalai harus bisa menunjukkan sikap toleran, rukun dan damai sehinga tidak menimbulkan trauma bagi masyarakat atau berdampak buruk bagi iklim investasi usaha,” ujar Gubsu.
 
Menurut Gubsu, bersatu membangun Kota Tanjungbalai ini adalah bagian dari membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Karena kita harus memiliki tekad untuk  melakukan yang terbaik demi NKRI,” kata Erry.
 
Sementara itu, Walikota Tanjung Balai Mhd Syahrial mengatakan kondisi dan situasi Kota Tanjungbalai saat ini kondusif. Penurunan patung dari Vihara menurut Syahrial merupakan kesepakatan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang ada di Tanjungbalai dalam rangka menjaga kekondusan kotra Tanjungbalai.
 
“Saya menghimbau kepada seluruh masyrakat, agar pasca kerusuhan di Tanjungbalai tidak ada efeknya kepada daerah lain,” ujar Syahrial. Dijelaskannya, pasca penurunan patung, pihaknya bermaksud mengajak para alim Ulama dan tokoh agama di Tanjungbalai untuk ikut aktif memberi pengertian toleransi beragama kepada umatnya masing-masing.
 
“Terhadap para tersangka pelaku kerusuhan, biarkan proses hukum berjalan. Yang terpenting saat ini menjaga kondusifitas dan menjalin kembali kerukunan  antara umat beragama,” tutup Syahrial. (BS03)

Tags
beritaTerkait
PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut
Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan
Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin
Hari Pahlawan, PLN Dorong Guru SMK Jadi Pelopor Konversi Motor Listrik di Kota Medan
Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata
Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional
komentar
beritaTerbaru
hit tracker