Rabu, 29 April 2026

Kajari Tarutung Sosialisasi Manajemen Resiko Pengelolaan Anggaran

Sabtu, 22 Oktober 2016 22:30 WIB
Kajari Tarutung Sosialisasi Manajemen Resiko Pengelolaan Anggaran
BERITASUMUT.COM/IST
Sosialisasi Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kabupaten Taput.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kepala Kejaksaan Negeri Tarutung Hotma Tambunan didampingi Bupati Tapanuli Utara (Taput) diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Taput Edward Tampubolon SE, Asisten I Drs HP Marpaung, Inspektur Matoras Taraja dan Kadispenloka James Simanjuntak menggelar sosialisasi Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D).
 
Topik yang diambil adalah Norma Kepatuhan dengan mengedepankan Manajemen Resiko dalam melaksanakan kegiatan dan pengelolaan anggaran pada Satuan Kerja Pemkab Taput yang akhirnya akan menghasilkan output “Good System” melalui Control of Fraud, di Balai Pertemuan Inspektorat Kabupaten Taput.
 
“Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Kajari atas kegiatan sosialisasi bagi TP4D yang dapat menjadi acuan bagi Satker sehingga lebih terarah dalam pengelolaan anggaran sesuai peraturan yang ada.Dengan semakin banyak dibekali, Satker akan lebih memiliki pemahaman tentang norma kepatuhan sehingga hasil pembangunan lebih maksimal karena penggunaan anggaran yang dan benar,” ujar Bupati seperti dilansir dari laman resmi taputkab.go.id.
 
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tarutung Hotma Tambunan pada kesempatan itu menyampaikan bahwa Norma Kepatuhan dengan mengedepankan Manajemen Resiko sehingga Satker dapat melakukan fungsinya secara professional.“Norma Kepatuhan menjadi hal penting pengawasan dalam pengelolaan anggaran sehingga pencegahan bisa dilaksanakan. Hal yang utama adalah tindakan kepolisian dari disi sendiri (Self Policing) dengan ruang lingkup persuasive dimana ada keinginan untuk melakukan yang benar bukan karena takut dihukum tetapi karena ada norma kepatuhan pada diri sendiri,” terang Hotma.
 
Kajari juga menyampaikan bahwa teori Normatif dengan manajemen resiko ini dilaksanakan dengan pendekatan persuasif, diharapkan mampu memaksimalkan fungsi inspektorat sebagai auditor mencapai level yang paling baik dan membina pelaksanaan atas pengelolaan anggaran sehingga menghasilkan 'Good System'.
 
Turut hadir dalam acara, Satker Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan beberapa satker lain sementara dari jajaran Kejaksaan Negeri Tarutung hadir mendampingi Kajari Sonang Simanjuntak SH, Soleman Bolla SH, Edy Prabusi SH dan Saman Dohar Munthe SH.(BS020
 

Tags
beritaTerkait
Yos Arnold Tarigan Jabat Plt Kepala Kajari Madina
Taput Diguncang Gempa Tektonik Magnitudo 4.2
Gubernur Sumut: Efisiensi Upaya Optimalkan Pembangunan untuk Kepentingan Masyarakat
Anggaran Kemenhub Dipangkas, Damri Harap Angkutan Perintis Tak Terdampak
Bupati Langkat Dukung Evaluasi BPKP 4ntuk Tata Kelola Anggaran Yang Transparan
Pj Gubernur Sumut Minta Perangkat Daerah Kooperatif dan Proaktif
komentar
beritaTerbaru
hit tracker