Senin, 04 Mei 2026

Camat dan Lurah Harus Laksanakan Tupoksi, Layani Masyarakat Dengan Baik, Jauhi Korupsi, Tidak Pungli

Rabu, 16 November 2022 12:00 WIB
Camat dan Lurah Harus Laksanakan Tupoksi, Layani Masyarakat Dengan Baik, Jauhi Korupsi, Tidak Pungli
beritasumut.com/BS07
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengingatkan seluruh camat dan lurah untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan benar dan sebaik-baiknya. Di samping itu, aparatur Pemko Medan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat ini bertanggungjawab terhadap wilayahnya masing-masing.

“Yang penting lagi jangan melanggar peraturan yang berlaku, khususnya menyangkut hal-hal yang terkait dengan masalah korupsi. Apakah itu terkait gratifikasi maupun suap dan sebagainya,” kata Bobby Nasution diwakili Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman saat memimpin Rapat Koordinasi Pembinaan Camat dan Lurah di Ruang Rapat III Balai Kota Medan, Selasa (15/11/2022).

Selain itu, tegas Sekda, Wali Kota juga minta kepada camat dan lurah untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Dalam memberikan pelayanan tersebut, Wiriya mengingatkan agar seluruh camat dan lurah tidak mengharapkan imbalan dari pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Saya ingatkan kepada seluruh camat dan lurah agar tidak melakukan pengutipan liar (pungli) atau pun mengharapkan imbalan dari masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Ingat, camat dan lurah merupakan pusat pelayanan terdepan Pemko Medan,” imbaunya didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan, H. M. Sofyan, Kepala Inspektur Kota Medan, Sulaiman Harahap serta Kabag Tata Pemerintahan, Andi Mario.

[br] Baik atau tidaknya pelayanan Pemko Medan kepada masyarakat, tegas Wiriya, tercermin dari pelayanan camat dan lurah. Sebab, ungkapnya, camat dan lurah merupakan ujung tombak Pemko Medan yang paling dekat dengan masyarakat. “Untuk itu, kami harap camat dan lurah selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat karena itu merupakan tugas yang harus kita jalankan,” harapnya.

Di samping itu, rapat juga berkembang membahas mengenai kinerja para camat dan lurah, termasuk menyangkut masalah kebersihan. Ditegaskan Wiriya, tidak ada alasan Kota Medan tidak bersih. Sebab, camat dan lurah memiliki tenaga baik pasukan Melati dan Bestari, serta didukung peralatan kebersihan.

“Camat dan lurah juga memiliki Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU). Setiap kecamatan memiliki 10 orang P3SU dan kelurahan memiliki 5 orang P3SU. Ditambah lagi dengan kepala lingkungan (kepling). Mereka semua digaji dengan Upah Minimum Kota (UMK). Jadi mereka harus bekerja 8 jam sehari. Jika dilaksanakan dengan baik, maka tak mungkin Kota Medan tidak bersih dan masih tergenang air,” tegasnya.(BS07)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Dari Pesisir Sunyi ke Panggung Negeri: Kisah Patimah MPd Bawa Wanita Pantai Labu Berdaya
Bupati Langkat Temui Pendemo, Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan di Kecamatan Selesai
Kelurahan Berngam Raih Juara Umum MTQ Kecamatan Binjai
Wakil Walikota Pematangsiantar MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Martoba, Kelurahan Sumber Jaya Juara Umum
Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Martoba
Walikota Pematangsiantar Berharap Musrenbang Siantar Utara Hasilkan Usulan Program Realistis dan Berkualitas
komentar
beritaTerbaru
hit tracker