Senin, 20 April 2026

Tawuran Bawa Sajam, Puluhan Pelajar Diboyong ke Polsek Medan Timur

Jumat, 28 Oktober 2022 17:30 WIB
 Tawuran Bawa Sajam, Puluhan Pelajar Diboyong ke Polsek Medan Timur
beritasumut.com/BS06
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Aparat gabungan TNI Polri dan Kecamatan Medan Timur menjaring puluhan pelajar yang hendak melakukan tawuran di Jalan Cemara, Kamis (27/10/2022) malam.

Tidak hanya itu, aparat keamanan juga mengamankan senjata tajam yang akan digunakan dalam tawuran, belasan sepeda motor juga turut dibawa ke Polsek Medan Timur.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda didampingi Kapolsek Medan Timur Kompol Rona Tambunan hadir dan bertemu dengan 26 pelajar. Begitu juga dengan para orang tua pelajar ini pun hadir di Polsek Medan Timur.

Kepada orang tua pelajar tersebut, Kombes Pol Valentino Tatareda bertanya. Apakah anak-anak ini perlu ditahan atau dipulangkan. Spontan, orangtua pelajar ini pun menjawab dipulangkan.

Mendengar jawaban itu, Kombes Pol Valentino meminta pada orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Perhatian dan kepedulian para orang tua sangat diperlukan agar anak-anak tidak terlibat kejahatan.

"Patut disyukuri, kegiatan tiga pilar ini sudah bisa mencegah aksi keliru yang dilakukan adik-adik ini," kata Valentino.

Dia tidak melarang remaja dan anak muda berkumpul, namun harus mengingat waktu dan tidak lepas dari pengawasan orang tua. Sebab, peristiwa yang akan terjadi tidak bisa diperkirakan.

"Kalau lebih dari kumpul-kumpul, itu yang kita sesalkan," tegas Valentino.

Kendati demikian, sambung Valentino, pihaknya akan berupaya maksimal melakukan pencegahan terjadinya gangguan kamtibmas dan kejahatan anak lainnya.

Namun, terhadap seluruh remaja yang didominasi pelajar itu tidak dilakukan proses hukum, hanya pembinaan.

[br] Kapolsek Medan Timur Kompol Rona Tambunan menambahkan ada 26 remaja yang diamankan sebelum mereka melakukan aksi tawuran. Dari ke 26 itu, 24 di antaranya pelajar.

Rona mengungkapkan, keberhasilan melakukan pencegahan terhadap aksi geng motor itu tidak terlepas dari kerjasama tiga pilar, Polri, TNI dan pihak Kecamatan Medan Timur.

Ke 26 anggota geng motor itu dihadirkan di halaman Mapolsek Medan Timur untuk dipertemukan dengan para orang tua dan keluarganya.

Sebelum diperbolehkan kembali ke orang tuanya, pelajar ini mendapat siraman rohani dari tokoh agama Ustaz Herianto dan pembinaan dari Kapolrestabes Medan.

"Tidak ada satupun orang tua yang punya pengharapan tidak baik terhadap anak-anaknya termasuk orang tua kalian," kata Ustaz Herianto.

Dia menyebut, tindakan geng motor adalah keliru. Tidak ada orang tua yang tega melihat kondisi remaja yang tergabung dalam geng motor dan telah diamankan pihak kepolisian.

"Adalah kesilapan yang bisa dibenahi. Tidak ada orang tua yang punya harapan tidak baik terhadap anak-anaknya. Langkah yang kalian ambil yang tidak diinginkan oleh siapapun," tegas Ustaz Herianto.

Dia berpesan kepada anggota geng motor tersebut untuk selalu membuat orang tua tersenyum dan bahagia, seperti saat dilahirkan. Bukan malah sebaliknya, ditangisi kalau sudah meninggal.(BS06)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Patroli Satgas Anti Tawuran Ramadan, Geng Motor dan Begal Ditindak
Tim Gabungan Polrestabes Medan Tingkatkan Pengamanan Sistem Kota Jelang Lebaran
Kapolrestabes Medan Sebar Pasukan Terlatih Satgas Anti Tawuran di Malam Weekend
Cegah Bentrokan di Bulan Ramadan, Kapolrestabes Bersama Walikota Medan Pimpin Apel dan Patroli Satgas Anti Tawuran
Berbagi Rezeki di Bulan Ramadan, Polsek Medan Timur Gulirkan Sembako dan Santunan Kepada Warga Kurang Mampu
Polrestabes Medan Kerahkan Puluhan Satgas Anti Tawuran Jaga Wilayah Tembung
komentar
beritaTerbaru
hit tracker