Hijrah Finansial Perguruan An-Nizam, Menjemput Berkah dan Kepraktisan Bersama BCA Syariah
beritasumut.com Setiap awal bulan, ruang kerja Riska Januta Siregar di Perguruan Islam AnNizam tak pernah sepi dari tumpukan berkas keuang
Ekonomi
Beritasumut.com-Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis mengatakan kain adat memiliki cerita tersendiri yang telah diwariskan oleh nenek moyang, sangat perlu untuk dijaga serta dilestarikan sebagai warisan bagi anak cucu. Sehingga tetap terjaga keaslian dan makna menggunakan pakaian tersebut.
Hal tersebut dikatakan Nawal Lubis ketika Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Sumut Fauziah Nur Lubis memperkenalkan dua pakaian adat pengantin asal Sumut yang telah dibakukan, sehingga telah memiliki kurikulum dan diujikompetensikan di berbagai lembaga kursus. Pakaian adat yang telah dibakukan tersebut adalah pakaian adat Melayu berkerudung dan pakaian adat Mandailing berkerudung.
"Ini harus dilestarikan, karena pakaian adat itu punya cerita tersendiri, baik asal daerah, warna maupun makna saat mereka menggunakan pakaian tersebut, sehingga tidak terjadi kesalahan di masyarakat ketika mengenakan pakaian adat tersebut," jelas Nawal Lubis di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman, Nomor.41, Medan, Kamis (03/02/2022).
Baca Juga : Sering Beraksi di Kota Medan dan Binjai, Fahmi dan Fahri Diringkus Polisi di Tembung
Baca Juga:
Sebagai Dewan Pelindung HARPI Sumut, Nawal mengatakan, saat ini semakin banyak orang yang senang menggunakan kain adat daerah sebagai karya busana, namun harus tetap menjaga dan tidak meninggalkan ciri dan nilai budaya asal daerah itu."Saya kira untuk memodifikasi riasan dan busana pengantin ya sah-sah saja, tapi harus tetap dijaga nilai - nilai budaya karena pakaian adat punya aturan tersendiri," katanya.
Sebagai Ketua TP PKK Sumut, Nawal Lubis juga mengapresiasi dan siap mendukung program kerja yang akan dan sedang dilakukan HARPI Melati Sumut."PKK siap bersinergi melalui program - program yang ada di PKK maupun OPD terkait untuk membantu menjaga dan warisan budaya ini, sehingga nantinya tidak diklaim menjadi milik orang lain," harap Nawal.
[br] Sementara Ketua DPD HARPI Melati Sumut Fauziah Nur Lubis dalam audiensi tersebut menyampaikan, sebagai organisasi yang bertugas menggali adat istiadat dan menjaga pelestarian budaya di bidang Tata Rias Pengantin (TRP) telah membakukan enam TRP yang ada di Sumut yakni, TRP Mandailing, TRP Sibolga, TRP Simalungun, TRP Melayu, TRP Batak Karo, dan TRP Tapanuli Selatan
Enam TRP tersebut telah dibuat kurikulumnya dan menjadi bahan ajar di lembaga kursus TRP di Sumut. "Ke enam TRP Ini telah dibakukan sehingga masyarakat mengetahui TRP etnis Sumut dengan benar dalam pemakaian busana maupun penempatan aksesoris dalam seminar dan event-event terkait TRP," jelasnya.
Fauziah berharap dalam menggali nilai budaya adat istiadat di bidang TRP perlu mendapat dukungan dukungan dari semua pihak, baik lembaga adat, masyarakat dan pemerintah daerah. "Proses pembakuan ini cukup lama, jadi kami berharap dukungan dari semua pihak agar apa yang belum dibakukan akan segera terwujud," harapnya
Fauziah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua TP PKK Sumut atas dukungan yang berikan kepada HARPI Melati Sumut untuk menjaga dan melestarikan nilai budaya di bidang TRP. "Kami pengurus HARPI Melati Sumut siap berkaloborasi dengan program-program PKK Sumut, sehingga keinginan untuk membaku TRP yang lagi proses segera proses pembakuan bisa segera tercapai," jelasnya.
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Sumut Syaifuddin, Kepala Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak Sumut Nurlela, Ketua DPC HARPI Melati Kota Medan Zul Aini, Ketua DPC HARPI Melati Kota Binjai Endang Sri Widayati, Ketua DPC HARPI Melati Kabupaten Simalungun Jenrianto dan Pengurus TP PKK Sumut.(BS03)
Baca Juga:
beritasumut.com Setiap awal bulan, ruang kerja Riska Januta Siregar di Perguruan Islam AnNizam tak pernah sepi dari tumpukan berkas keuang
Ekonomi
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kembali menunjukkan eksistensinya, dalam memberantas peredaran narkoba.
Peristiwa
Kemnaker, APINDO, serikat pekerja, dan ILO menandatangani Deklarasi Pekerjaan Layak 2026&ndash2030 untuk memperkuat lapangan kerja inklusif.
Ekonomi
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Medan borong juara II dan juara III masingmasing kategori usia 13 tahun (kelahiran tah
Olahraga
beritasumut.com PSMS Medan menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/20
Olahraga
beritasumut.com Hari Santri Nasional (HSN) yang sejatinya menjadi momentum sakral dan perayaan atas dedikasi kaum santri, justru diubah men
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan bertekad kembali ke jalur kemenangan saat menjamu PSIS Semarang pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2
Olahraga
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan keracunan makanan yan
Peristiwa
beritasumut.com Dua maling handphone (HP) milik driver ojek online (ojol) ditangkap polisi usai beraksi di Jalan SM Raja, Simpang Pasar 12,
Peristiwa
beritasumut.com Komnas Perlindungan Anak (PA) menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kekerasan fisik berat terhadap seorang anak la
Peristiwa