Rabu, 06 Mei 2026

Kemampuan Intelektual Penting Dalam Ruang Digital

Sabtu, 09 Oktober 2021 19:45 WIB
Kemampuan Intelektual Penting Dalam Ruang Digital
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kabupaten/Kota dari Aceh hingga Lampung, Kamis (23/09/2021), dilaksanakan di Kota Pematang Siantar.

Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi empat kerangka digital yakni KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL. Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H Edy Rahmayadi, dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang KONTEN DIGITAL: HAK CIPTA DAN ETIKA oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang influencer yang akan ikut berpartisipasi.

Kekayaan intelektual merupakan suatu karya yang lahir dari kemampuan olah pikir atau intelektual manusia, berupa karya-karya di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Sehingga menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk kepentingan manusia dan memiliki manfaat ekonomi. Jenis-jenis kekayaan intelektual, meliputi hak cipta dan hak kekayaan industri. Hak kekayaan industri itu terdiri dari berbagai jenis salah satunya mencakup hak paten.

Pentingnya meilindungi hak paten, dikarenakan mendapat hak moral dan diakui sebagai pencipta karya serta bisa menggunakan hak tersebut untuk mendapatkan keuntungan secara ekonomis. Untuk mengajukan hak paten, dapat dilakukan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham.

Menurut Victor Asido Elyakim SKom MKom, menjabarkan beberapa hal yang dapat dilakukan agar mempunyai etika di dunia digital, antara lain menyaring informasi dari berbagai platform digital, setiap kata, gambar dan video yang diunggah dalam internet berpotensi dengan berbagai hal interpretasi, digitalisasi membutuhkan kecerdasan untuk menyebarkan informasi, serta partisipasi, kolaborasi, dan komunikasi yang baik pada akhirnya akan menghasilkan track record yang baik pula bagi pelaku era digital.

Menurut Dr Gushevinalti., menjelaskan memiliki kemampuan digital yang perlu dimiliki, antara lain keterampilan dasar digital, komunikasi. mengelola informasi dan konten, bertransaksi, penyelesaian masalah, serta aman dan nyaman secara online. Jika media sosial digunakan dengan tidak tepat justru akan menyesatkan.

"Media sosial bisa menjadi pisau bermata dua, digunakan sebagai kekuatan demokrasi dan di sisi lain menjadi kelemahan demokrasi," ujar Robby Effendy AMd.

Diakhiri dengan key opinion leader, oleh Ichal Faisal sebagai Broadcaster, menjelaskaan perlunya etika digital agar masyarat tetap berada dijalan yang benar dalam bermedia sosial. Jangan sampai media sosial membuat masa depan menjadi ancaman karena berperilaku buruk dan tidak menjaga sopan santun.(rel)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Save Our Socmed, Indosat Kampanye Gerakan Anti Hate Speech kepada Mahasiswa UINSU Tuntungan
Indosat Dorong Inklusi Digital ke Indonesia Timur, Kemudahan Akses Informasi dan Peluang Tanpa Batas di NTT
Panglima TNI: Literasi Digital Adalah Kerja Besar Yang Memerlukan Sinergitas
Dinas Kominfo Sumut Siap Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital Sumut
Motivasi Ratusan Relawan Sumut Mengajar, Edy Rahmayadi Minta Terus Cerdaskan Rakyat Hingga ke Tempat Terpencil
Pemko Medan Dorong Masyarakat Manfaatkan Digitalisasi Tingkatkan Kesejahteraan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker