Selasa, 05 Mei 2026

Waspadai Pemicu Anak Terpapar Video Porno

Sabtu, 09 Oktober 2021 15:15 WIB
Waspadai Pemicu Anak Terpapar Video Porno
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kabupaten/Kota dari Aceh hingga Lampung, Jumat (24/09/2021), dilaksanakan di Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi empat kerangka digital yakni KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL. Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H Edy Rahmayadi, dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.


Tema besar webinar BAHAYA PORNOGRAFI DAN PELECEHAN SEKSUAL DI RUANG DIGITAL oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Pembahasan tentang penyebab anak terpapar video porno diantaranya tidak sengaja melihat pornografi, menerima dan membuka pesan video sex, memiliki rasa ingin tahu atau penasaran, terpengaruh dengan ajakan atau bujuk rayu teman, kurang pendidikan agama, dan kurang perhatian orang tua.

Dampak pornografi pada anak adalah merusak otak, membuat anak kecanduan, sulit konsentrasi dan fokus, membuat anak kecanduan. Dampak pornografi pada otak, fungsi otak menurun, otak depan mengecil, perubahan emosi, dan berperilaku kasar.

Ciri-ciri anak kecanduan pornografi yaitu gugup diajak komunikasi, malas dalam belajar dan bergaul, prestasi menurun dan tidak bergairah aktivitas, selalu memegang gadget dan marah jika dibatasi, menarik diri dan senang menyendiri, menurut Dr. Ibnu Affan, SH., M.Hum sebagai UNUSU Medan.

Fahmi Ashari S Sihaloho SPd MPd, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNUSU memaparkan digitalisasi informasi saat ini membuat kita lebih mudah dan bebas dalam menemukan berbagai informasi dan informasi itu tidak semuanya bernilai positif, namun ada pula yang bernilai negatif untuk itu sebagai individu yang terdidik harus melakukan saring sebelum sharing.

Key Opinion Leader oleh Feillycia Maranddy seorang Beauty dan Influencer yang membagikan pengalamannya dalam bahaya pornografi dan pelecehan seksual di ruang digital memberikan pemahaman kepada anak tentang internet sehat dan aman, memberikan pendidikan seks sesuai dengan usia perkembangan.(rel)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Save Our Socmed, Indosat Kampanye Gerakan Anti Hate Speech kepada Mahasiswa UINSU Tuntungan
Indosat Dorong Inklusi Digital ke Indonesia Timur, Kemudahan Akses Informasi dan Peluang Tanpa Batas di NTT
Panglima TNI: Literasi Digital Adalah Kerja Besar Yang Memerlukan Sinergitas
Dinas Kominfo Sumut Siap Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital Sumut
Motivasi Ratusan Relawan Sumut Mengajar, Edy Rahmayadi Minta Terus Cerdaskan Rakyat Hingga ke Tempat Terpencil
Pemko Medan Dorong Masyarakat Manfaatkan Digitalisasi Tingkatkan Kesejahteraan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker