Rabu, 06 Mei 2026

Bebas Bertanggungjawab di Era Digital

Kamis, 07 Oktober 2021 23:30 WIB
Bebas Bertanggungjawab di Era Digital
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kabupaten/Kota dari Aceh hingga Lampung, Rabu (29/09/2021), dilaksanakan di Kabupaten Simalungun.

Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi empat kerangka digital yakni KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL. Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H Edy Rahmayadi, dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang KEBEBASAN BEREKSPRESI DI DUNIA DIGITAL oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Kebebasan merupakan kata dasar dari bebas yang berarti tidak terhalang, terganggu sehingga dapat bergerak, berbicara, dan berbuat dengan leluasa. Ekspresi adalah pengungkapan atau suatu proses dalam mengutarakan maksud, perasaan, gagasan dan sebagainya.

Semua pemikiran dan gagasan yang ada dalam pikiran seseorang sebaiknya diekspresikan dalam bentuk nyata sehingga bisa dirasakan manfaatny. Dengan kata lain ekspresi adalah hasil manifestasi dari emosi.

Jenis berekspresi di media sosial adalah chatting, mencari berbagai informasi, dakwah, bisnis, forum diskusi, dan membuat berbagai konten. Hak atas kebebasan berekspresi yaitu kebebasan untuk menyampaikan pendapat, pandangan atau gagasan tanpa ada intervensi, hak untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi melalui media apapun tanpa memandang batas-batas wilayah, secara lisan, tulisan, melalui seni atau budaya atau media lain yang dipilihnya.

Dalam era transformasi digital kegiatan manusia dari berbagai aspek kehidupan beralih ke platform digital yang meliputi sektor ekonomi, bisnis, keuangan, pendidikan, layanan publik termasuk lembaga Pemerintah. Manusia saling terkoneksi dan terintegrasi tanpa batas ruang dan waktu.
"Selain memberikan banyak manfaat, transformasi digital juga beresiko memunculkan bahaya yang mengancam setiap orang saat mengakses internet," ujar Meli Supiyati sebagai Station Manager Ganie Radio Simalungun.

Menurut Juli Antasari Sinaga SPd MPd, Sekretaris Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas HKBP Nommensen Medan, peluang dari pembelajaran online antara lain, berkembangnya pendidikan berbasis teknologi, munculnya kreativitas di dunia Pendidikan, terjadinya hubungan baik dalam peningkatan Pendidikan, membangun mental positif, pendidik dan peserta didik dipaksa untuk peka terhadap perubahan.

Key Opinion Leader oleh Sevira Elda sebagai Content Creator menambahkan selain itu kebebasan berekspresi perlu diperhatikan juga etika dalam bersosial media. Karena dalam bersosial media, etika sama pentingnya agar tidak membuat kegaduhan di sosial media.(rel)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Save Our Socmed, Indosat Kampanye Gerakan Anti Hate Speech kepada Mahasiswa UINSU Tuntungan
Indosat Dorong Inklusi Digital ke Indonesia Timur, Kemudahan Akses Informasi dan Peluang Tanpa Batas di NTT
Panglima TNI: Literasi Digital Adalah Kerja Besar Yang Memerlukan Sinergitas
Dinas Kominfo Sumut Siap Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital Sumut
Motivasi Ratusan Relawan Sumut Mengajar, Edy Rahmayadi Minta Terus Cerdaskan Rakyat Hingga ke Tempat Terpencil
Pemko Medan Dorong Masyarakat Manfaatkan Digitalisasi Tingkatkan Kesejahteraan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker