Sabtu, 25 April 2026

Hadapi Ancaman Perang Masa Depan, Pussenarhanud Kodiklatad Gelar Latbakjatrat Terintegrasi TA 2021

Senin, 07 Juni 2021 18:00 WIB
Hadapi Ancaman Perang Masa Depan, Pussenarhanud Kodiklatad Gelar Latbakjatrat Terintegrasi TA 2021
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Pussenarhanud Kodiklatad menggelar Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat) Terintegrasi TA 2021 yang diikuti oleh kurang lebih 425 Prajurit dari seluruh Satuan Jajaran Arhanud TNI AD mulai tanggal 31 Mei s/d 6 Juni 2021 di Lapangan Tembak AWR (Air Weapon Range) TNI AU di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, provinsi Jawa Timur.

Hadir pada latihan ini Danpussenif Kodiklatad, Wadankodiklatad, Ir Kodiklatad, Pangdam V/Brw, Kasdam III/Slw, Kasdivif 1/K, para Dir Kodiklatad, Pejabat Teras Pussenarhanud serta Forkompimda Lumajang serta para tamu undangan.

Latihan yang dipimpin langsung Komandan Pusat Kesenjataan Arhanud Kodiklatad Mayjen TNI Nisan Setiadi SE, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme Prajurit Arhanud dalam mengawaki Alutsista Arhanud serta melatihkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman udara saat ini. Latihan disimulasikan dalam suatu skenario pertempuran baik pada siang maupun malam hari untuk memberikan gambaran kepada Prajurit sesuai dengan tugas pokok Arhanud sebagai pengawal udara NKRI.

Baca Juga:

Baca Juga : Panglima TNI : TNI-Polri Akan Melakukan Penebalan dan Penguatan Posko PPKM Skala Mikro

Komandan Kodiklatad TNI AD Letjen TNI AM Putranto SSos memberikan apresiasi serta kebanggaannya terhadap pelaksanaan latihan kali ini. “Latihan menembak senjata berat terintegrasi kali ini hasilnya sudah jauh lebih meningkat dibandingkan tahun lalu. Sekarang kelebihannya adalah diintegrasikan dengan Kohanudnas TNI AU. Pertahanan udara adalah hal yang paling penting di Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga:

[br] “Kita sudah punya radar dengan kemampuan jangkauan 250 km yang merupakan inisasi atau pengadaan yang digagas dari Bapak Kasad sekarang. Secara bertahap akan terus ditingkatkan kemampuan dan daya jangkauannya untuk mendukung tugas pokok TNI AD,” jelas Letjen TNI AM Putranto.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Latihan Pussenarhanud Kolonel Arh Blasius Popylus selaku Komandan Latihan menjelaskan bahwa latihan ini mengerahkan rudal-rudal canggih dan berbagai jenis meriam yang dimiliki satuan Arhanud TNI AD di seluruh Indonesia saat ini. “Rudal-rudal itu diantaranya Rudal Mistral (Atlas dan MPCV), Starstreak jenis Lightweight Multiple Launcher (LML) dan Multi Mission System (MMS). Selain itu juga beberapa meriam Arhanud seperti kaliber 20 mm Rheinmetal, 23 mm/Zur, 40 mm/L70 dan 57 mm,” terangnya.

Dalam pelaksanaan latihan ini, untuk memberikan gambaran realisme latihan secara utuh tentang fungsi Arhanud maka dilaksanakan integrasi dengan TNI AU khususnya Komando Pertahanan Udara Nasional berupa penggelaran CMOV (Central Monitoring and Observation Vehicle) serta pengerahan 2 pesawat tempur jenis Super Tocano. Keberadaan serta manuver dua pesawat tersebut mampu ditangkap oleh Radar CM 200 (Shikra) dan Radar MCP.

Baca Juga : Satgas Indo FPC XXVI-M2 Sabet Juara Umum UNIFIL HQ Swimming Competition 2021

Pesawat udara musuh disimulasikan dengan menggunakan sasaran target drone berupa banshee maupun aeromodelling elektrik. Kemunculan ancaman udara tersebut akan ditindaklanjuti dengan prosedur pengendalian operasi Arhanud yaitu pencarian (detection), pengenalan (identification), penjejakan (tracking), penghancuran (destruction). Selanjutnya Satuan Tembak Arhanud yang menerima perintah melakukan penembakan menggunakan Meriam maupun Rudal untuk menghancurkan sasaran sampai hancur berkeping-keping.

[br] Berbagai inovasi juga dikembangkan dalam latihan ini berupa aplikasi sistem Mata Komando yang dapat memonitor secara live streaming pelaksanaan kegiatan satuan mulai dari pergeseran pasukan dari home base satuan sampai Daerah Latihan Pandanwangi serta mekanisme jalanya latihan itu sendiri. Di samping itu pula Pratu Teguh Septiawan berhasil menciptakan alat ATLAS Monitoring Firing Unit yang dapat diaplikasikan untuk Rudal Mistral.

Pada sela latihan juga dilaksanakan penembakan kehormatan oleh Dankodiklatad beserta para tamu undangan yang hadir serta penyematan Brevet Master Gunner. Disamping itu juga dilaksanakan kegiatan bhakti sosial berupa pemberian bantuan dana untuk pembangunan Masjid Baitul Kamal di Desa Pronojiwo, pemberian sembako kepada masyarakat sekitar, bantuan keramik untuk masjid setempat, kantor desa, sekolah dan pondok pesantren. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel
Kaskoopsud II Pimpin Upacara Pembukaan Pertandingan Olahraga Antar Satuan HUT Ke-79 TNI AU
Kasau : Pertahanan yang Kuat Menjadi Fondasi Bagi Pembangunan dan Stabilitas Ekonomi Nasional
TNI AU Akan Tempatkan Drone ANKA Buatan Turki di Natuna untuk Patroli
Prajurit TNI Selamatkan Bayi Yang Dibuang Orang Tuanya
Prajurit Hiu Petarung TNI AL Laksanakan Latihan Pendaratan Amfibi di Pulau Bathrust, Australia
komentar
beritaTerbaru
hit tracker